Musrenbang RKPD 2022, Pemprov Dukung Pemkab Tanggamus Laksanakan Program Prioritas Provinsi dan Nasional

8

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, mendukung penuh Kabupaten Tanggamus melaksanakan program prioritas provinsi dan nasional dengan melakukan strategi dan langkah yang tepat.

Hal itu disampaikan Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto dalam Musrenbang RKPD tahun 2022 di Kabupaten Tanggamus, Kamis (25/3/2021).

Menurut Fahrizal, terdapat sejumlah proyek nasional dan provinsi di Kabupaten Tanggamus yakni, pembangunan Kawasan Industri (KI) yang merupakan salah satu Prioritas Nasional RPJMN.

“Saya berharap Pemkab Tanggamus, untuk mendukung penuh dengan memprioritaskan terwujudnya pembangunan KI tesebut,” ujarnya.

Kemudian, peningkatan status serta penanganan ruas jalan RE Martadinata – Teluk Kiluan, rekonstruksi jalan Simpang Teluk Kiluan – Simpang Umbar, perkuatan tebing Sungai Way Belu, dan penyediaan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan kota Agung.

Fahrizal berharap penyusuanan RKPD Kabupaten Tanggamus 2022 ini bisa relevan menjawab permasalahan dan isu yang berkembang dan mengacu pada RPJMD dan RTRW yang ada.

Dijelaskan, forum Musrenbang ini penting. Selain menyelaraskan program antar sektor, merumuskan prioritas program dan kegiatan, juga mengingatkan kembali peran dan tugas bersama untuk menghasilkan kegiatan pembangunan yang lebih efektif bagi masyarakat dan menjawab tantangan lingkungan yang dinamis.

BACA JUGA:  Puncak Peringatan HUT Ke-24, Pemkab Tuba Gelar Zikir dan Doa Bersama

Fahrizal mengatakan, koordinasi antar jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan dan tidak kalah penting kolaborasi pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan, komunitas masyarakat, insan pers, akademisi dan seluruh masyarakat harus dikembangkan. Karena pencapain pembangunan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung akan menentukan capain pembangunan Provinsi. Begitu juga capaian Nasional, merupakan akumulasi dari seluruh capaian Provinsi yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Fahrizal jugs menyampaikan sejumlah indikator pencapaian pembangunan di Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus sampai dengan tahun 2020.

Pertama, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020 mengalami kontraksi -1,67 dan capaian ini masih lebih baik dari angka Nasional yang terkontraksi lebih dalam (-2,07%). Pertumbuhan ekonomi Tanggamus mengalami kontraksi sebesar 1,77% dan berada di posisi ke12 di Provinsi Lampung.

Kedua, kontribusi PDRB untuk wilayah Sumatera, Provinsi Lampung sebesar 10,52%, dan Kabupaten Tanggamus berkontribusi 4,3% terhadap pencapaian PDRB Provinsi Lampung atau pada peringkat ke-8 di Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Hadiri Pembekalan Muli Meghanai

Ketiga, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung pada Agustus 2020 sebesar 4,67%, atau terendah kedua se-Sumatera dan ke-11 secara Nasional dan Kabupaten Tanggamus sebesar 2,96% atau lebih rendah dari Provinsi maupun Nasional.

Keempat, pembangunan kualitas sumberdaya manusia di Provinsi Lampung yang ditunjukan dengan angka IPM sebesar 69,69 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,9 persen pertahun.

“Diharapkan pembangunan Kabupaten Tanggamus harus didukung perencanaan pembangunan wilayah yang komprehensif seperti master plan sistem transportasi, drainase, persampahan dan lain sebagainya yang berdasarkan dari data dan fakta berbasis riset,” tukasnya.

Ditambahkan Fahrizal, Pemprov Lampung memiliki beberapa program unggulan. Diantaranya, mewujudkan Smart Village sebanyak 30 desa di Provinsi Lampung berdasarkan keputusan Gubernur Lampung Nomor G/228/II.02/HK/2020, termasuk 2 desa yang berada di Kabupaten Tanggamus yaitu Desa Sukanegeri Jaya dan Desa Purwodadi.

Kemudian, Kartu Petani Berjaya dengan jumlah yang sudah teregistrasi sebanyak 17.726 petani sampai dengan Sepetember 2020. Jumlah petani teregistrasi di Kabupaten Tanggamus tahap 1 sebanyak 230 petani dari rencana target sebanyak 1.131 petani. (Adpim/ayu)