Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai 1 April, Target Wilayah Lambar Rp8 miliar

34
Desilia Putri

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Kabar gembira bagi masyarakat, bahwa sesuai rencana kebijakan pemutihan pajak kendaraan di Provinsi Lampung akan dilaksanakan selama enam bulan dan dimulai pada 1 April mendatang, dengan sasaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN2).

Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIV Lampung Barat (Lambar), Desilia Putri mengungkapkan, dalam kebijakan pemutihan pajak kendaraan tahun ini, pemerintah akan menghapuskan pokok pajak kendaraan yang tertunggak. Sehingga, wajib pajak atau pemilik kendaraan nantinya hanya membayarkan pajak selama satu tahun yaitu pajak di tahun berjalan. Begitu juga dengan BBN 2 (Mutasi atau ganti nama) juga dilakukan dengan pemutihan.

”Jadi untuk kebijakan pemutihan pajak kendaraan tahun ini, itu meng-nol-kan tunggakan pajak, misalnya sepeda motor tahun 2012 menunggak pajak 4 tahun, maka pemiliknya hanya membayar pajak satu tahun berjalan saja begitu juga terkait dengan denda tunggakan juga dibebaskan,” ungkap Desilia ditemui di ruang kerjanya Kamis (25/3/2021).

BACA JUGA:  UPT Puskesmas Desa Trimulyo Terima Bantuan APD

Lanjut dia, untuk kebijakan pemutihan pajak kendaraan tahun 2021 ini, pendaftaran untuk pengambilan nomor antrian akan dilakukan melalui system online dan juga manual, dengan waktu pendaftaran mulai jam 08.00 Wib hingga 15.00 Wib, dan pemutihan pajak kendaraan hanya bisa dilakukan di Samsat induk dan samsat pembantu.

”Untuk pelaksanaan pemutihan pajak kendaraan itu sendiri sudah 95 persen, untuk Pergub sudah dalam proses di Kementerian, kemudian sudah ada kesepakatan Gubernur, Kapolda, seluruh kepala UPTD dan Dirlantas, Jasa Raharja, dan sudah melaksanakan rapat pembahasan mengenai teknis pelaksanaan,” kata dia.

Selanjutnya, untuk target pendapatan dari pemutihan pajak kendaraan di UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIV, Desilia menjelaskan, bahwa target pemutihan untuk Lambar sebesar RP8 miliar.

”Untuk sasaran dalam program ini, berdasarkan data kami per 31 Desember 2020, ada sekitar 27 Ribu-an kendaraan roda dua (R2), Roda Tiga (R3) dan Roda Empat (R4) dengan potensi pendapatan mencapai sebesar Rp6,2 Miliar. Untuk target memang lebih besar dari potensi yang ada, tetapi kami tetap optimis itu tercapai karena ada harapan pendapatan dari biaya mutasi atau balik nama,” bebernya.

BACA JUGA:  Warga Way Kanan Lampung Positif Covid-19 Orang Tanpa Gejala

Untuk suksesnya pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan, kata dia, ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan bupati Lambar, dan menyampaikan harapan dukungan dari pemerintah daerah serta stakeholder yang ada mulai dari camat hingga peratin, khususnya dalam mensosialisasikan kepada masyarakat hingga pelosok terkait dengan adanya program tersebut.

”Event ini akan memberi manfaat tidak hanya untuk provinsi tetapi juga untuk kabupaten, yang mana hasilnya juga untuk kabupaten. Untuk sasaran program pemutihan ini yakni untuk mendidik dan mengajak masyarakat taat pajak. Selain itu pemutihan pajak ini juga dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19, dan kami harap masyarakat memanfaatkan momen ini,” imbuhnya. (*/Hendri)