Gerebek Judi Sabung Ayam, Polisi Tanggamus Amankan Lima Warga

11

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS-Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus, melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Dusun Kurung Kamar Pekon Antar Brak, Kecamatan Limau kabupaten setempat, Sabtu (27/3/21).

Dalam penggerebekan itu, sebanyak lima orang terduga pelaku diamankan dari lokasi perjudian yakni, WA (41), YN (41), SU (59), US (40) dan AN (31), bersama barang bukti 5 ekor ayam jago serta sejumlah barang lainnya.

Selain menangkap kelima terduga tersebut, petugas gabungan juga masih memburu terduga bandar yang telah diketahui identitasnya dalam perjudian yang sangat meresahkan warga pekon antar brak tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora mengungkapkan, kelima terduga diamankan dalam penggerebekan arena sabung ayam dan juga masih melakukan pencarian terhadap bandar dalam perjudian tersebut.

BACA JUGA:  Bupati Winarti Terima Kunjungan Komisioner KPU dan UMPTB

“Dalam penggerebekan itu, lima orang diamankan, dan sebagaian warga kabur pontang-panting,” ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya SIK, Minggu (28/3/21).

Kasat menjelaskan, penggerebekan bermuala adanya informasi masyarakat bahwa adanya perjudian sabung ayam di dusun kurung kamar pekon antar brak limau, setelah dilakukan penyelidikan dan indetifikasi lokasi perjudian maka tim tekab langsung menuju lokasi untuk melakukan pengerebekan.

Melihat kedatangan petugas para pemain sabung ayam banyak yang lari ke arah perkebunan, sehingga hanya 5 orang yang dapat diamankan berikut barang bukti perjudian tersebut.

BACA JUGA:  Jelang Pilkakon Serentak, Ini yang Dilakukan Polres Pringsewu

“Barang bukti diamankan berupa 5 ekor ayam jago, 10 unit motor, 1 buah jam dinding, 2 unit hp dan 1 buah terpal, kemudian terduga yang diamakan di bawa ke Polres Tanggamus guna ditindak lanjuti sesuai hukum berlaku,” jelasnya.

Ditambahkan Kasat, terhadap kelima terduga masih dilakukan pemeriksaan di Polres Tanggamus. Jika terbukti mereka dapat dijerat pasal 303 KUHPidana. “Ancaman maksimal 10 tahun penjara,” imbuhnya.

Kesempatan itu, Kasat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjudian sebab akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Kami imbau masyarakat yang mengetahui adanya perjudian agar dapat melaporkan kepada Polres Tanggamus,” tandasnya. (*/Andi)