Peredaran Narkoba di Lampung Utara Makin Gencar, Tiga Tersangka Kembali Diamankan

70

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA-Tak ada kata berhenti untuk perangi narkoba, hal ini terus gencar dilakukan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lampung Utara.

Sabtu (27/2/2021) di tiga lokasi dan waktu berbeda, kembali di amankan para terduga pelaku penyalah-guna narkoba berikut dengan bebarapa barang buktinya.

Hal ini di sampaikan Kasatres Narkoba Iptu Aris. S. Sujatmiko SIK, MH mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho M SIK.MSi, Minggu (28/3/2021).

Ketiga terduga tersebut masing-masing inisial AB (23) warga jalan Penitis gang Merpati Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan di tangkap pukul 12.30 WIB di daerah lampu merah kebun 5 jalan Sukarno Hatta dengan barang bukti 160 butir Alprazolam 1 mg, 1 plastik kresek warna merah, 4 lembar uang kertas pecahan Rp.50.000 dan 1 unit hand phone merk Vivo warna merah muda.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Ajak Bupati dan Walikota Cegah Korupsi

Hasil pendalaman dan informasi, tidak berapa lama kembali di ringkus MH (24) warga dusun 4 Batu Nyerundung desa Kistang Kecamatan Abung Barat.

Ia di amankan pukul 12.35 WIB di jalan Sutan Demak Kuaso Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, barang bukti 80 butir pil Esilgan, Estazolam 2 mg, 1 bundel nota transaksi ATM Bank BCA, 1 buah ATM BCA dan 1 buah kotak Hand Phone merk Oppo A3s.

Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB di TKP jalan raya Abung timur Kelurahan Kotabumi Tengah di amankan satu orang terduga inisial JA (33) warga jalan Bukit Pesagi Kelurahan Kota Alam Kotabumi Selatan dengan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip bening berisi 1 paket diduga sabu bruto 0,40 gr.

BACA JUGA:  Periksa Saksi, Polres Lampung Utara Selidiki Dugaan Kepemilikan Pistol Kadishub

“Ketiganya sudah berada di Satres Narkoba Polres Lampung Utara berikut sejumlah barang bukti dan tengah dilakukan proses pemeriksaan, “ujar Aris.

Terhadap AB dan MH dapat di jerat melaggar Pasal 62 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dan terduga JA dikenakan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*/dra)