Diskoperindag Lampung Barat Usulkan Bantuan Alat Produksi

18

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Dinas Koperasi Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), berupaya untuk melakukan pemulihan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Kepala Diskoperindag Lambar, Sugeng Raharjo didampingi Kabid Industri, Selamat Riyadi mengungkapkan, Industri Kecil Menengah (IKM) menjadi salah satu sektor yang perlu mendapatkan dukungan, untuk bisa terus berkembang sehingga bisa turut serta dalam melakukan pemulihan perekonomian ditengah pandemi Covid-19.

”Sebagai upaya kami, mendukung IKM yang mengalami kesulitan selama masa pandemi Covid-19 yakni, akan mengusulkan pengadaan alat produksi, seperti perajang keripik, sealer, roasting, mesin bordir dan mesin jahit,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Jateng dan Bupati Lamteng Akan Sambangi Kampung Liman Bemawai

Dipilihnya jenis alat produksi tersebut, kata dia, itu sesuai usaha yang dijalankan oleh IKM-IKM yang ada, dimana sebagian besar IKM bergerak pada usaha pengolahan singkong, pisang, talas menjadi keripik, kemudian usaha olahan kopi, kemudian alat kerajinan berupa mesin bordir dan mesin jahit yang tentunya akan mendukung industri kerajinan seperti kain celugam maupun lainnya.

”Semoga anggaran memungkinkan, sehingga apa yang kami usulkan bisa terealisasi, terlebih lagi untuk usulan tersebut merupakan harapan yang disampaikan oleh para pelaku IKM, karena memang mereka selama ini terkendala oleh peralatan-peralatan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Biaya Operasional Tinggi, Tarif Sewa GSABSW Kota Metro Hanya Rp 6,5 Juta per Hari

Lebih lanjut, Selamat mengungkapkan, setiap tahunnya pemerintah memberikan perhatian kepada para pelaku IKM di Lambar, namun karena keterbatasan anggaran belum semua IKM mendapatkan bantuan.

”Tahun lalu, kami memberikan bantuan berupa alat produksi, mesin oven, mesin bubuk kopi, dan pengaduk dodol. Kemudian, tahun ini yang sudah dianggarkan ada sembilan peralatan, seperti pemanggang ikan, pengupas kedelai, mesin bordir, alat batik, alar membuat hadra, dan mini shincaw,” pungkasnya. (Hendri)