Gandeng BNN Way Kanan, PT PSMI Test Urine Ribuan Karyawannya

755

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN-PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) yang ada di Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan, melaksanakan kegiatan yang menjadi Agenda Tahunan Perusahaan yaitu melakukan Test Urine terhadap 2.373 Karyawannya.

Dalam Pelaksanaannya PT PSMI menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Way Kanan yang turut disaksikan oleh Aparat TNI AD dari Lanudad Gatot Soebroto dan Kodim 0427/WK.

Pelaksanaan Test Urine tersebut, dilakukan guna mengantisipasi terjadinya Penyalahgunaan Narkoba di lingkup Perusahaan yang bergerak di bidang Perkebunan Tebu serta Produksi Gula tersebut.

“Kita menggandeng BNN Way Kanan yang memang memiliki wewenang terkait Test Urine tersebut. Pelaksanaannya selama dua hari yakni, Senin dan Selasa kemarin,” ujar General Apair PT PSMI, Cahyo Sugeng Widodo saat dikonfirmasi Headlinelampung, Rabu (31/03/2021).

Cahyo juga menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dan murni untuk menjalankan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk mengantisipasi terjadinya Penyalahgunaan Narkoba di wilayah Perusahaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga didasari atas adanya saran dari masyarakat sekitar Perusahaan.

“Kita rutin untuk cek (Test Urine) karyawan tiap tahun. Kemaren tahun 2020 nggak terlaksana karena masih gencar terkait Covid. Kita juga konsen Pemberantasan Narkoba yang menjadi isu hangat di Kampung Seputaran kita (Perusahaan). Kita gandeng BNN supaya hasilnya lebih sportif dan jujur,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dandim 0426/Tuba Gelar Olahraga Bersama

Cahyo juga menampik bahwa Test Urine tersebut dilakukan karena ingin mengurangi Karyawan yang bekerja di Perusahaan tersebut. Menurutnya, jangankan untuk mengurangi Karyawan tapi justru sebaliknya setiap tahun Karyawan PT PSMI selalu berkembang atau bertambah.

“Jadi ini memang agenda Rutin Perusahaan, bukan untuk modus mengurangi Karyawan. Kita ini jangankan mau ngurangi Karyawan, malah setiap tahun selalu nambah karyawan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Way Kanan Dwi Nurmawaty sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Oleh PT PSMI karena telah melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Kita sangat mengapresiasi PT PSMI yang telah melakukan Test Urine terhadap ribuan Karyawannya. PT PSMI merupakan perusahaan yang pertama di Way Kanan yang melaksanakan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 terkait P4GN,” kata Kepala BNN Way Kanan.

Dilain sisi, Kepala BNN Way Kanan juga menyayangkan adanya pihak yang menggiring opini bahwa Test Urine tersebut dilakukan untuk Modus Perusahaan supaya mengurangi Karyawannya.

BACA JUGA:  13 Tahun Jabat Sekdes, Deson Taria Siap Lanjutkan Pengabdian Sebagai Kakam Negeri Baru Way Kanan

“PT PMSI patut kita acungi Jempol. karena memang setiap Perusahaan Swasta Wajib untuk menjalankan Program tersebut. Diantaranya untuk Pencegahan dini maka dilakukan Test Urine. Jadi bukan untuk modus mengurangi Karyawannya,” tegasnya.

Pihaknya bahkan telah memberi masukan ke PT PSMI bahwa ketika hasil dari Test Urine ini keluar, bukan untuk dasar atau modus untuk mengurangi pegawainya. Tetapi untuk antisipasi terkait bahayanya Narkoba.

“Apabila nanti ada yang terindikasi melakukan Penyalahgunaan Narkoba, maka semua itu dikembalikan ke pihak Perusahaan. Kami dari BNN hanya bisa memberikan saran, apakah yang bersangkutan nantinya di Bina di berikan Edukasi atau di Rehab,” paparnya.

Disinggung soal berapa Jumlah Karyawan PT PSMI yang Urinenya Positif Narkoba, Kepala BNN Way Kanan mengatakan, bahwa pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan secara rinci terkait hal itu. Mengingat itu merupakan Privasi dari Perusahaan.

“Kalau soal jumlah yang Positif kami nggak bisa jawab, kami ada kode etik juga. Itu rahasia kami dan perusahaan. Tapi kalau Perusahaan yang menjawab ya silahkan saja,” pungkasnya. (Migo)