Gas 3 Kg Langka, Ketua Komisi II DPRD Tubaba Menduga Ada Pengelapan dan Penimbunan

225

HEADLINELAMPUNG,TUBABA-Terkait kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg,di wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, sejak awal 2021 lalu. Ketua Komisi II DPRD setempat Sudirwan.S.Sos menduga ada unsur penggelapan, penimbunan dan penyaluran tidak tepat sasaran, hingga pengiriman ke luar Daerah.

Menurutnya, Jika memang terjadi pelanggaran pada penyaluran gas Elpiji 3 Kg tersebut yang mengakibatkan kelangkaan hingga mahalnya harga penjualan terhadap masyarakat tidak mampu, mereka akan kita tindak tegas.

“Jika terbukti pihak Agen dan pangkalan melakukan pelanggaran, kita tidak akan sungkan-sungkan melaporkan mereka ke Polisi dan Kejaksaan untuk ditindak sesuai aturan yang berlaku.” Kata Sudirwan saat dikonfirmasi wartawan. Rabu (31/03/2021).

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Sosialisasi DBD-Bagikan Masker Cegah Covid-19

Oleh karena itu, pihaknya menjadwalkan awal Ramadhan ini segera panggil pihak terkait, dan langsung sidak terutama ke Pangkalan Gas, minimal 2 wilayah Utara dan 2 wilayah selatan bersama Disperindag.

“Kita akan tanyakan bagaimana pasokan dan mekanisme, serta apa masalahnya agar dapat ditangani sampai akar-akarnya.” Tegasnya.

Lanjut dia, pihaknya juga tekankan kepada mereka yang terlibat jangan menyusahkan masyarakat, karena kelangkaan dan melonjaknya harga jual gas Elpiji 3 Kg mengakibatkan masyarakat miskin menjerit.

BACA JUGA:  Bupati Lamtim Lantik 22 Pejabat Fungsional

“Ini patut diduga adanya penggelapan, penimbunan berlebih, Penyaluran tidak tepat sasaran, atau bisa juga pengiriman ke luar daerah, sehingga pasokan di pangkalan tak tercukupi untuk masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan.” Imbuhnya (*/Holidin/Elan)