Polsek Tanjung Bintang Lamsel Bekuk Dua Pengguna Sabu

10

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN-Tim Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang, Polres Lampung Selatan (Lamsel) berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba golongan I jenis sabu-sabu.

Terungkapnya dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba tersebut, setelah Polsek Tanjung Bintang melakukan penggrebekan disebuah rumah di Dusun Totoharjo Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Senin (29/3/2021) sekitar pukul 20.30 WIB malam lalu.

Dari penggrebekan itu, polisi berhasil mengamankan dua tersangka yakni, DS (23) warga Dusun II Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, dan NR (24), warga Dusun Tanjung Jaya, Desa Trimulyo, Kecamatan Tanjung Bintang.

BACA JUGA:  Buruh Harian Lepas Curi Motor Karyawan, Ditangkap Satpam PT GPM

Mewakili Kapolres Lamsel, AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Talen Hafidz mengungkapkan, penggrebekan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada sebuah rumah yang kerap dijadikan tempat pesta narkoba.

“Dari informasi tersebut, kemudian kita melakukan penyeledikan. Alhasil, saat polisi tiba dilokasi mendapati dua pemuda yang diduga telah mengkonsumsi narkoba jenis sabu,” ungkapnya, Rabu (31/3/2021).

Ia menambahkan, setelah dilakukan penggeledahan badan dan tempat, polisi mendapati sejumlah barang bukti narkoba yang menguatkan dugaan bahwa barang haram itu adalah milik mereka.

BACA JUGA:  Marah Tidak Diajak Kerja, Kuli di Lampung Utara Tujah Rekannya hingga Tewas

“Barang bukti yang diamankan berupa : 1 buah Bong alat penghisap shabu, 2 buah Korek Api, 2 buah kompor, 1 buah sedotan, 1 buah pirex, 1 buah skop, 1 Klip plastik bening yang berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu,” urainya.

Kompol Talen melanjutkan, dari introgasi yang dilakukan terhadap dua tersangka itu, mereka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah milik mereka.

“Selanjutnya, kedua tersangka digelandang ke Mapolsek Tanjung Bintang beserta barang bukti, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya. (ricky/humas)