Tiga Hari Mengurung Diri Dalam Rumah, Rozali Warga Kembang Tanjung Abung Selatan Ditemukan Tewas Gantung Diri

1213

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA-Warga desa Kembang Tanjung, kecamatan Abung Selatan, kabupaten Lampung Utara dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang tewas tergantung dengan tali tambang, di RT 02 RW 03 dusun Gilih Sari, desa Kembang Tanjung, Rabu (31/3/2021) sekira pukul 07.00 WIB.

Seorang warga naas tersebut bernama belakangan diketahui bernama Rozali warga desa setempat.

Menurut saksi Safei (kakak korban RZ), peristiwa memilukan itu terjadi Rabu (31/03/2021) pagi, sekira pukul 07.00 WIB.

Dirinya baru mengetahui jika adiknya telah tiada, setelah mendatangi rumah korban yang persis berada dibelakang rumahnya.

Saat berada di rumah adiknya itu, Syafei melihat rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Kemudian ia berinisiatif mengintip dari lubang angin. Dari lubang fentilasi itu, Syafei melihat sosok adiknya sudah dalam posisi tergantung. Betapa terkejutnya, setelah diperhatikan ternyata yang tergantung di kayu rumah itu adalah sosok adiknya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Tubaba Kunker Ke Kabupaten Lampung Selatan

“Saya sangat shock. Saya ketakutan dan berteriak minta tolong. Dengan dibantu tetangga dan aparatur desa jenazah Rozali diturunkan dan disemayamkan di rumah,” terang Syafei.

Syafei bercerita dirinya memang merasa ada yang aneh sebelum peristiwa memilukan itu. Menurutnya, sudah beberapa hari adiknya tidak terlihat berada di sekitar rumahnya. Karena penasaran saya berinisiatif mencari keberadaannya.

“Saya curiga, Rozali sudah 3 hari tidak terlihat,. Ternyata adik saya lebih memilih meninggal dunia dengan cara seperti itu,”ungkap dengan mata berkaca-kaca.

BACA JUGA:  Meriahkan HUT Ke-12 Tahun, Tubaba Gelar Lomba Pakaian Adat Megow Pak

Kemudian Syafei mengatakan bila Rozali sudah lama berstatus duda, dimana sekira satu tahun yang lalu telah bercerai dengan isterinya.

“Belakangan ini adik saya itu memang sering berbicara sendiri,” tambahnya.

Syafei mengatakan pihak keluarga sepakat membuat pernyataan secara tertulis bila telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut, serta tidak perlu dilakukan visum oleh pihak rumah sakit.

“Kami keluarga ikhlas atas musibah ini. Kami terima dengan lapang. Juga saat diketemukan jenazah adik saya tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” tutupnya. (*/dra)