ASN Dilarang Gubernur, Menhub Izinkan Masyarakat Mudik Lebaran

69
ilustrasi

HEADLINELAMPUNG,BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengeluarkan surat edaran (SE) pelarang mudik bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam rangka mencegah dan meminimalisir penyebaran, serta mengurangi resiko penularan Corona Virus Disease (COVID-19).

Surat Edaran Gubernur Lampung diterbitkan pada tanggal 31 Maret 2021 dengan Nomor 045.2/1308/07/2021 tentang Pembatasan Bepergian ke luar daerah dan/atau kegiatan mudik dan/atau cuti aparatur sipil negara dalam upaya pencegahan penyebaran corona virus diesease (COVID-19) selama Ramadhan dan Libur Idul Fitri tahun 2021 di Provinsi Lampung.

Dalam SE tersebut Arinal Djunaidi meminta ASN dan Keluarganya dilarang melakukan
kegiatan bepergian ke luar daerah dan/ a tau mudik selama bulan Ramadhan sampai dengan libur Idul Fitri tanggal 17 Mei 2021.

Selanjutnya, jika ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian keluar daerah, maka yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pejabat yang berwenang dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku tentang
pencegahan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Polres Pringsewu Lakukan Pengamanan Vaksin Covid-19

Kemudian, setiap Kepala Perangkat Daerah/Instansi agar melakukan secara ketat, selektif, dan akuntabel terhadap pemberian cuti selain Cuti Bersama kepada Pegawai ASN dengan memperhatikan kebutuhan
dan/atau kepentingan tugas.

Setiap Kepala Perangkat Daerah/Instansi untuk tetap melakukan pembinaan dan penegakan disiplin Pegawai ASN dan kegiatan pencegahan dan pemantauan penyebaran Covid-19 di masing-masing Perangkat Daerah/Instansi sesuai dengan peraturan dan ketentuan
yang berlaku. Dan Pelanggaran ASN terkait surat edaran ini akan diberi hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah No.49/2018 tentang manajemen Pegawai Pemerintah dengan Penjanjian Kerja, ” ucap Arinal yang disampaikan melalui SE tersebut

Sementara Pemerintah pusat melalui Menteri Perhubungan, Budi Karya mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun 2021. Namun begitu, Pemerintah tetap mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Babinsa Koramil Penawar Aji Gotong Royong Buat Taman di Kampung Panggung Mulyo

Berdasarkan surat edaran (SE) Menhub Nomor 24 Tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan orang dengan transportasi darat dalam masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).

Dalam SE tersebut Menhub mengeluarkan tujuh kebijakan penyelenggaraan angkutan Lebaran, yakni:

Pertama, terus mensosialisasikan protokol kesehatan secara ketat mulai dari tempat keberangkatan, selama perjalanan, sampai di tempat kedatangan.

Kedua, menjamin ketersediaan layanan transportasi darat, laut, udara.

Ketiga, memastikan kelaikan sarana dan prasarana transportasi.

Keempat, meningkatkan ketertiban dan keamanan pada simpul-simpul transportasi.

Kelima, melaksanakan koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan antara lain Korlantas POLRI, PU, Jasa Marga, pemda, hingga operator jasa transportasi dengan membentuk posko-posko bersama.

keenam, melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjamin kelancaran dan ketertiban pelaksanaan angkutan Lebaran. Dan ketujuh, melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan angkutan lebaran dimulai dari persiapan sampai dengan pasca pelaksanaan, ” ungkap Menhub. (*/Ayu)