Bupati Dendi Ingatkan ASN Pesawaran Bayar Zakat di Baznas

15

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN-Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona meminta semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Hal ini disampaikan Bupati Dendi saat menghadiri penyerahan program distribusi kegiatan triwulan 1 Baznas Kabupaten Pesawaran tahun 2021 di Hall Saung D’Junjungan Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat, Senin (5/4/2021).

Dalam Mengawali sambutannya Dendi, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pesawaran saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas.

“Ini merupakan salah satu langkah Baznas dalam rangka mengoptimalkan potensi ZIS (Zakat, Infaq dan Sodaqoh) sebagaimana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2021. Keberadaan Baznas sebagai lembaga pemerintah nonstruktural di bawah naungan Kementerian Agama, merupakan instrument untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan masyarakat khususnya Umat Islam, serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penanggulangan kemiskinan di negara kita khususnya Kabupaten Pesawaran,” ucapnya.

Dikatakan Dendi, Zakat merupakan salah satu instrumen kunci dalam
menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian.

BACA JUGA:  Peduli Covid-19, PT GPM Serahkan Bantuan Ambulance dan APD kepada Pemkab Lamteng

“Zakat selain dapat membantu beban pemerintah dalam menangani masalah- masalah sosial, secara tidak langsung dapat membantu APBN dan APBD,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil kajian
menunjukkan bahwa secara umum lahirnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat
sangat berperan dalam pengembangan dan pemberdayaan zakat,

“Pemkab Pesawaran memiliki komitmen yang tinggi untuk mendukung program ini, karena program Pendistribusian ZIS bukan hanya sebuah kegiatan untuk
menyalurkan ZIS itu sendiri, tapi lebih jauh dari itu,” ujarnya.

Bupati Dendi menegaskan, perubahan paradigma pemerintahan dari sentralisasi menjadi desentralisasi membawa implikasi terhadap meningkatnya peluang masyarakat untuk dapat meningkatkan peran sertanya secara khusus dalam pengeloaan ZIS.

“Dalam hal ini, potensi semua pihak khususnya masyarakat harus terus diakomodir dan ditingkatkan untuk mau dan mampu berkiprah dalam
pembangunan agar kesejahteraan masyarakat disegala bidang kehidupan dapat terus ditingkatkan,” tegasnya.

Selanjutnya, program ini merupakan bentuk konsistensi Baznas Kabupaten Pesawaran dalam rangka meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan
kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

“Hal ini menunjukkan betapa besarnya
perhatian Baznas kepada masyarakat Pesawaran, Perhatian tersebut merupakan bentuk sinergi yang tepat dan memberikan motivasi untuk terus bangkit dan terus berupaya mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera,” terang Bupati Pesawaran ini.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Pesawaran Akan Tindak Lanjuti Pengaduan Anggota PKD

Lebih lanjut Dendi menegaskan, Sehubungan dengan hal tersebut, saya berharap kedepan Baznas dapat terus konsisten dalam mengakomodir dan meningkatkan potensi semua pihak
khususnya masyarakat untuk mau dan mampu berkiprah dalam pembangunan dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang masih memerlukan dukungan untuk meningkatkan taraf hidupnya.

“Saya juga meminta dukungan dari seluruh ASN dan OPD, untuk terus membayar zakat kepada BAZNAS, sehingga Baznas dapat terus meningkatkan target dananya dalam mendistibusikan ZIS bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukas Bupati Dendi.

Untuk diketahui, Penyerahan Santunan Tri Wulan I Rp. 1.225.100.000. Jenis Santunan yang di berikan : Bedah Rumah : 40 Unit, Biaya Pendidikan : 1.165 Siswa
Kursi Roda : 2 Unit. ( Selebihnya di berikan pada saat Bulan Ramadhan )
Di berikan 35 SK UPZ ( Unit Pengumpul Zakat ) Masjid se-kabupaten Pesawaran. (Yudhi)