Tim Gabungan Pringsewu Monitoring Harga Sembako di Pasar Sarinongko

7

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Petugas gabungan dari Polres Pringsewu bersama sejumlah instansi terkait melakukan monitoring harga sembako di Pasar Sarinongko kabupaten setempat, Rabu (7/4/2021).

Monitoring dilakukan untuk mengetahui stok maupun harga berbagai komoditas seperti daging, sayur-sayuran dan beras serta harga sembako lainnya menjelang datangnya bulan suci ramadhan.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kabupaten Pringsewu, Relawan mengatakan, kegiatan monitoring bertujuan untuk mengetahui stok maupun harga berbagai komoditas seperti daging, sayur-sayuran dan beras serta harga sembako lainnya menjelang datangnya bulan suci ramadhan.

“Hasil monitoring yang dilakukan, tidak ada kenaikan harga yang drastis, untuk harga Cabai saat ini juga sudah normal. Harga Cabai Merah per Kilo yaitu, 45 ribu, dan untuk Cabai Rawit per Kilo sekitar harga 52-53 ribu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Parah, Rumdis Kajari Kotabumi Lampung Utara Tidak Pasang Bendera saat HUT RI Ke-75

Sementara untuk bahan pokok lainnya, seperti Daging Sapi, Daging Ayam, Beras dan Sayur Mayur harganya sudah normal kembali.

“Semoga harga bahan pangan pokok tetap stabil dan tidak ada kenaikan yang drastis. Agar semua bisa sejahtera, mulai dari petani hingga pembeli,” harap Relawan.

Sementara itu, Kapolres Pringsewu diwakili Kaur Bin Ops Sat Binmas Iptu Riadi menyampaikan pemantauan harga kebutuhan bahan makan pokok untuk melihat perkembangan harga sembako di wilayah Kabupaten Pringsewu.

BACA JUGA:  Kapolsek Seputihraman: Kami Perang Terhadap Narkoba

Dia memaparkan, pemantauan harga sembako ini dilakukan secara intensif jelang bulan puasa. Sebab sudah menjadi kebiasaan pasar mendekati Bulan Suci Ramadan biasanya harga barang cenderung naik..”Sejauh ini hasil pemantauan masih cenderung normal dan stabil,” imbuhnya.

Ditambahkanya, tentu saja kita berharap agar jelang Ramadan sampai bulan suci nanti seluruh harga barang tetap stabil sehingga dampak kepada masyarakat tidak dirasakan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Ketahanan Pangan, Iskandar Muda, Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam, Ediyanto. (yono)