Pertamina Bantah Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Tubaba

265

HEADLINELAMPUNG,TUBABA-Pertamina membantah kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Hal itu disampaikan oleh SBM Wilayah Rayon 3 Lampung, Fresli Leo Hutapea saat menghadiri sosialisasi tata niaga di brugo cottage, Kamis (08/04/2021).

Dikatakan SBM Wilayah Rayon 3 Lampung Fresli Leo Hutapea, bila bicara kelangkaan maka kondisinya sulit untuk mendapatkan gas elpiji dimanapun, dan kuota untuk menyabut bulan suci ramadhan dan idul fitri sudah ditambah.

“Jadi berdasarkan pengamatan kami di lapangan, kondisi gas elpiji 3 kg normal dan aman. Bahkan, menjelang bulan suci ramadhan, dan hari raya idul fitri akan ditambah kuotanya. Untuk bulan puasa kuotanya akan ditambah 6 persen, dan mendekati hari raya idul fitri ditambah 16 persen,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Serahkan Bantuan Hibah dan Beraudiensi dengan BMPSI

masalah pengawasan pengunaan tabung gas 3 kg bersubsidi sudah ada dalam Permen SDM Tahun 2009 tentang siapa yang berhak mengunakan gas 3 kg bersubsidi,

jadi semua golongan bisa memberikan pengawasan terhadap pemakaian tabung gas bersubsidi ini.

“Dalam Permen SDM di cantumkan hanya dua usaha,Yaitu Usaha Rumah Tangga dan Usaha Mikro,

untuk devinisi usaha rumah tangga tidak disebutkan apakah itu harus masyarakat menengah atau pendapatan seperti apa,

akan tetapi di tubaba sudah ada Surat Edaran dari Bupati Tubaba terkait ASN tidak di perbolehkan mengunakan tabung gas 3 kg bersubsidi,”jelasnya

dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak beli di kios atau warung akan tetapi masyarakat beli langsung di pangkalan yang sudah ada pelang pangkalan,

BACA JUGA:  Anggota DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi Sosperda di Lampung Timur

dan bila menemukan dilapangan harga gas elpigi 3 kg mahal maka lihat dulu subtansinya mahalnya di warung atau pengecer.

“Saya juga berharap masyarakat benar-benar membali di pangkalan resmi jagan beli di warung atau kios yang mengakibatkan harga nya agak mahal

karena mereka bukan lembaga resmi pertamina,tapi bila ada oknum pangkalan yang menjual lebih tinggi dari harga Harga Ecer Tertiggi (HET) kami dari pertamina akan memberikan sanksi tegas kepada mereka,segera hubungi call center kami di 135.”harapnya

Selain itu, dia juga menegaskan kepada seluruh pangkalan agar tidak mendahulukan penjualan di pengecer atau warung akan tetapi di utamakan kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu.(Holidin/Elan)