Masyarakat Tulangbawang Barat Bisa Salat Idul Fitri di Masjid dan Musala

563

HEADLINELAMPUNG, TUBABA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat menggelar rapat pemantapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di ruang rapat utama Bupati, Kamis (29/4/2021).

Selain fokus pada PPKM, Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) juga membahas pengoptimalan Posko penanganan Covid-19.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Tubaba, Fauzi Hasan, Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman SIK, Sekdakab Novriwan Jaya, dan dihadiri seluruh Camat se-Kabupaten Tubaba.

Wabup Fauzi Hasan mengatakan, rapat pemantapan PPKM tersebut, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Gubernur Lampung No: 045.2/1604/V.02/2021, dan Surat edaran (SE) Bupati Tubaba No: 003.2/161/1.02/2021, tentang pengetatan Prokes di pasar tradisional, tempat umum dan pemantauan arus mudik.

BACA JUGA:  75 KPM Kampung Lembasung Way Kanan Kembali Menerima BLT Dana Desa

Untuk itu, kata Fauzi, Pemkab Tubaba
menerapkan PPKM, dengan melakukan pengawasan dan penegakan Prokes di pasar tradisional, pengawasan dan pemantauan pintu masuk kecamatan, kelurahan, tiyuh terutama saat arus mudik Idul Fitri.

“Melakukan PPKM berskala mikro, dan pengawasan pasien terkonfirmasi Covid-19 serta pengawasan pendatang dari luar kota yang masuk ke wilayah Tubaba, melakukan edukasi dan sosialisasi penerapan Prokes 5M,” ujarnya.

Sedangkan, kata Fauzi, terkait hari Idul Fitri, dipastikan tidak adanya takbir keliling, dan takbir hanya dilaksanakan di masjid dan musala.

BACA JUGA:  Kompak, Bupati dan Wabup Bersama Sekdakab Mesuji Hadiri Kegiatan Disnakertrans

Sementara itu, lanjutnya, untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri diputuskan dilaksanakan di masjid dengan membatasi jumlah jamaah 50%, dan menggunakan Musala untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri, dengan mematuhi Prokes 5M, serta menyiapkan masker dan tempat penyucian tangan, tidak adanya open house dan silaturahmi, atau berkunjung.

“Terkait pariwisata, tempat wisata milik pemerintah seperti Uluan Nughik dan IC tutup dari hari-3 sampai dengan H-2, wisata milik swasta dibatasi pengunjungnya dilihat dari zonanya dan tetap mematuhi Protokol kesehatan 5M,” pungkasnya. (*/dra)