Bupati Lambar Ikuti Webinar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

12

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus, melakukan webinar dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia 2021 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pesagi Kantor Bupati Lampung Barat, Kamis (3/6/2021).

Acara webinar kali ini dinarasumberi langsung oleh Ir. Wiratno selaku Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Yanyan Ruchyanayah selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Eko Kuswanto selaku Ketua Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Dr. Noviar Andayani, Country Director Wildlife Conservation Society (WCS).

Bupati Parosil Mabsus menyampaikan, Hari Lingkungan Hidup sedunia diperingati setiap 5 Juni 2021 sejak ditetapkan pada tahun 1974. Hari lingkungan hidup sedunia diperingati untuk mendorong kesadaran dan tindakan orang-orang di seluruh dunia untuk melindungi lingkungan.

“Dalam upaya perlindungan, pengelolaan dan pemanfaatan sistem penyangga kehidupan dan pengawetan keanekaragaman hayati dalam konsep pembangunan berkelanjutan, maka Kabupaten Lambar melalui Peraturan Bupati (Perbup) No: 48/2009 mencanangkan diri sebagai Kabupaten Konservasi yang juga dipertegas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022 sesuai perda no 1 tahun 2019 dengan 3 komitmen,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkot Metro akan Terapkan Work From Home dan Work From Office 

Masih kata Parosil, untuk melaksanakan rencana kerja yang termuat dalam roadmap Kabupaten Konservasi tersebut perlu adanya dukungan dan kerjasama semua pihak lintas sektoral karena untuk mewujudkan alam lestari masyarakat sejahtera Merupakan tanggungjawab kita bersama.

“Konservasi bukan hanya sekedar melakukan penanaman atau penghijauan tapi lebih luas lagi konservasi adalah bagaimana kita berperilaku ramah terhadap lingkungan, seperti mengurangi penggunaan kantong plastik, melakukan pemilahan sampah dari rumah, mengurangi penggunaan bahan kimia untuk pertanian, tidak melakukan illegal logging dan pembukaan lahan baru untuk pertanian dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lambar mengatakan, tujuan Webinar Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai satu sistem penyangga kehidupan.

“Mengurangi pemanasan global dan penggunaan sampah plastik, Melestarikan alam melalui gerakan menanam pohon, Mengurangi resiko terjadinya bencana yang diakibatkan oleh degradasi hutan dan lahan serta Mendorong komitmen bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap komitmen Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi dalam bentuk program dan kegiatan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lima Proyek Jalan di Tubaba dari DAK Siap Dikerjakan Tahun Ini

Diketahui rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup tahun 2021 yaitu, pembinaan dan penilaian sekolah Adiwisata, kalpataru, lomba kebersihan kantor, lomba kreasi daur ulang sampah tingkat SMP/MTs/sederajat dan SMA/SMK/MAN/sederajat, Talkshow, Webinar peringatan hari lingkungan hidup sedunia, gotong royong serentak dan penanaman pohon serentak di 15 Kecamatan, 131 Pekon dan 5 Kelurahan yang ada di Lambar.

Turut hadir pada acara tersebut, Dandim 0422/LB Letkol Czi Benni Setiawan, Sekretaris Daerah Akmal Abd. Nasir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Wasisno Sembiring para Kepala Perangkat Daerah, para Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, para Camat/Lurah/Peratin se-Kabupaten Lampung Barat.

Undangan kegiatan Webinar disampaikan kepada Gubernur Provinsi Lampung, Bupati/Kota se-Provinsi Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Provinsi Lampung, Forkopimda Kabupaten Lampung Barat, Pimpinan BUMN/BUMD dan Perbankan di Kabupaten Lampung Barat, Pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Lampung Barat.

Webinar bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai profesi dengan target peserta 200 sampai dengan 300 peserta. (HL-Hendri/*)