PCNU Lambar Jajaki Kerjasama dengan PT Hextar Seed Indonesia

7

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Fluktuasi harga sayur mayur di pasaran yang membuat para petani mengeluh, hal itu mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU) Kabupaten Lampung Barat, ikut andil mencari solusi demi kesejahteraan para petani.

Langkah yang dilakukan PCNU Lambar, yakni menjajaki kerjasama dengan PT Hextar Seed Indonesia (HSI). Penjajakan kerjasama tersebut, dibalut dalam acara ngobrol santai yang dilaksanakan di Majelis Raudhoh Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah Suryalaya Sirnarasa (TQNSS) Pondok Bintang 9 Kelurahan Way Mengaku Liwa yang dihadiri oleh Ketua PCNU Lambar, Danang Harisuseno, Ketua KTNA yang juga sebagai Ketua LPPNU Syifaur Rosyid, Manager Marketing PT Hextar Seed Indonesia M Faisal, dan beberapa orang lainnya.

Ketua PCNU Lambar, Muhammad Danang Harisuseno, dalam dialognya mengatakan, bahwa PCNU ingin sekali membantu pengembangan ekonomi umat.

Bahkan ia berharap PT Hextar Seed Indonesia, dapat memfasilitasi para petani NU dengan menyediakan bibit yang bagus dan berkualitas, kemudian menyalurkan hasil panen para petani NU secara berkelanjutan.

”Saya yakin, setiap musim panen petani tidak lagi dipusingkan dengan distribusi hasil panen. Bahkan, harga hasil panen petani bisa diuntungkan, maka saya yakin para petani akan menyambut baik, dan perekonomian mereka dapat diselamatkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bupati Tanggamus Hadiri Rakor Penanganan Covid-19 di Mahan Agung

Disisi lain, Danang juga menawarkan kerjasama terkait pemasaran Kopi olahan para petani kopi NU yang diberi lebel ‘Kopi Bintang 9’ kepada M Faisal, dimana saat ini sudah beberapa PCNU yang memesan contoh kopi tersebut diantaranya PCNU Sumatra Utara, PCNU Bengkulu dan PCNU Situbondo.

”Saya tawarkan produk kopi NU Lambar itu melalui media sosial khususnya Group WA PCNU nasional dan Internasional dan hasil penjualannya kami simpan di Rekening Giro PCNU,” katanya.

Mendengar masukan dari Ketua PCNU tersebut, Gus Faisal sapaan M Faisal yang juga putra dari KH Wustho Ketua Lembaga Banom LTMNU PBNU dan Ketua Lembaga Penguatan Ekonomi Masyarakat di MUI Pusat, langsung menyambut baik dan akan berusaha membantu keluhan-keluhan tersebut, serta membantu mencarikan solusi untuk berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan swasta yang dia kenal, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama ada jawaban dari permasalahan tersebut.

Ia juga mengaku melihat nuansa alam Lambar dengan hawanya yang sejuk dan tanahnya yang subur sangat cocok sekali dengan tanaman hortikulturanya.

”Saya sangat bersyukur sekali bisa silaturahmi di kediaman Ketua NU Lambar sekaligus bisa bertukar pikiran bersama ketua KTNA Lambar yang sekaligus ketua LPPNU Lambar, karena setelah saya telusuri hampir 80 % petani di Lambar ini adalah warga NU, bahkan ada yang duduk di jajaran kepengurusan NU,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Momen HUT RI Ke-75, Bupati Way Kanan Serahkan Penghargaan ke Kalapas

Sementara itu, Ketua LPPNU yang juga sebagai Ketua KTNA Syifaur Rosyid, mengatakan bahwa solusi itu diambil sangat baik dan itu yang diharapkan oleh para petani petani Lambat yang notabene hampir 80% warga Nahdliyyin, dimana adanya intervensi proses hulu dan hilir terkait dengan harga pemasaran komoditi baik sayur mayur maupun hasil perkebunan,

”Hingga tercipta link pemasaran yg konekting dengan perusahaan PT Beni dan perusahaan pengolahan hasil produksi petani yang terikat dalam kesepakatan kerja hingga petani tidak kesulitan menjual produksi dan tidak dirugikan,” ujar Syifaur Rosyid.

Lebih lanjut Gus Syifa mengatakan bahwa petani Lambar seringkali kesulitan menjual hasil produksi tanamannya karena tidak ada nya pasar penjualan yang jelas yang diikat dengan kesepakatan kerja sama dalam bentuk Syirkah Muawanah.

“Bila betul hasil dialog ini ditindak lanjuti, saya haqqul yaqin kerjasama yang baik ini akan banyak manfaat dan maslahat bagi umat,” ujarnya.(HL-Hendri/*)