Kasus Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Lamteng Tinggi

38

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Kasus kejahatan seksual terhadap anak di Lampung Tengah (Lamteng) mencapai 55 tersangka dengan 64 korban.

Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP Wawan Setiawan, meminta perhatian semua pihak untuk mengawasi dan mencegah kejahatan seksual terhadap anak.

Menurut AKP Edy Qorinas, campur tangan semua pihak sangat dibutuhkan untuk mensosialisasikan UU Perlindungan Anak, termasuk para pelaku anak yang berhadapan dengan hukum.

Kasat Reskrim mengatakan, di Lamteng tergolong sangat tinggi angka kejahatan terhadap anak tahun 2021 sudah mencapai 55 orang tersangka dan 64 korban. Kemudian, dari 55 tersangka 33 orang berstatus anak di bawah umur.

“Perlu perhatian dari semua pihak, untuk mengawal putra-putrinya, agar tidak terlibat dalam pergaulan bebas, ” tegasnya, Kamis (1/7/2021).

BACA JUGA:  Bupati Tubaba Soroti Perbedaan Hasil Persentasi Vaksinasi Covid-19

AKP Edy Qorinas mengingatkan, kepada seluruh orang tua, agar tidak mudah percaya dengan orang yang ada disekeliling anak. Apa lagi jika itu seorang putri.

“Karena, ada beberapa kasus ternyata tersangka kejahatan terhadap anak, justru orang dekat. Ayah, paman bahkan bapak tirinya. Dan ini terjadi di Lamteng, ” katanya.

Peran serta semua pihak untuk mengawasi pergaulan putra-putrinya. Termasuk mengawai aplikasi yang ada didalam gadget.

Senada dengan Kasat Reskrim Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng, sepakat campur tangan semua pihak diharapkan mampu menekan terjadinya kejahatan seksual terhadap anak.

BACA JUGA:  Winarti Berkurban Satu Ekor Sapi Ukuran Besar

Ketua LPA Lamteng, Eko Yuwono berperan kepada para orang tua, agar memperhatikan pergaulan anak, agar tidak terjun bebas kedalam penyesalan.

“Kita tidak bisa percaya begitu saja terhadap orang-orang yang ada dilingkungan. Karena, contoh 9 murid di sebuah padepokan, menjadi korban kejahatan seksual dengan tersangka adalah guru silatnya,” ujar Eko.

Belum lagi, kata Eko, ada seorang ayah hamili putri kandung hingga melahirkan, adalah salah contoh betapa kita harus peduli dengan masa depan anak agar tidak menjadi korban keganasan predator yang ada di sekeliling kita.

“Mari perhatikan pergaulan putra-putri kita, termasuk aplikasi yang ada pada gadget anak. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.(HL-Gunawan)