PPKM Darurat, KSKP Bakauheni Lamsel Arahkan 42 Kendaraan Putar Balik

20

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN-Setelah Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi memperketat protokol kesehatan (prokes) dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan atau testing (positivity rate) di empat pintu masuk Provinsi Lampung, menyusul diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Tahap XII pada 6-20 Juli 2021.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP Ridho Rafika bersama jajarannya melakukan razia di pelabuhan Bakauheni.

Sebanyak 42 kendaraan diminta putar balik oleh  petugas pos penyekatan imbangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pulau Jawa dan Bali di Pelabuhan ASDP Bakauheni pada hari ke-6, Kamis (08/07/2021).

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Buka Kegiatan JOTA dan JOTI Tahun 2020

Puluhan kendaraan itu dilakukan putar balik karena tidak memenuhi persyaratan untuk menyeberang ke pulau Jawa selama masa PPKM Darurat yang berlaku sejak 03 Juli 2021 lalu,” kata Ridho kepada Headline Lampung.

Dia merincikan dari 42 kendaraan yang dilakukan putar balik itu, 24 unit diantaranya merupakan kendaraan roda empat, 1 unit kendaraan bus, dan 17 unit kendaraan roda dua.

BACA JUGA:  Dinas Kesehatan Tubaba Dekralasi Open Deficationd Free

“Jumlah kendaraan yg telah diperiksa itu ada 60 unit kendaraan roda empat, 10 unit kendaraan bus, 315 unit kendaraan angkutan logistik, dan 29 unit kendaraan roda dua,” katanya.

Dia mengungkapkan, terdapat pengendara kendaraan roda empat yang ternyata memiliki hasil positif ketika diminta menunjukkan surat hasil rapid tes antigen.

“Surat keterangannya ternyata positif, kita putar balik lagi menuju asal mereka, kita antar sampai masuk tol kembali ke asal dan semoga lekas pulih,” ungkapnya.(HL-Ayu/*)