Menko Perekonomian Beri Larangan Beberapa Kegiatan Masyarakat di Kota Bandar Lampung

30

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menetapkan
Kota Bandar Lampung sebagai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Maka pemerintah pusat memberikan peraturan kegiatan masyarakat khusus Kota Bandar Lampung yang isinya melarang kegiatan ibadah di Gereja, Pura, Vihara, Klenteng dan Masjid atau Mushola (Shalat dirumah masing-masing), kegiatan belajar dilakukan secara daring/online.

Selanjutnya pusat wisata dan Mall ditutup, dan rapat atau pertemuan ditiadakan.

“Sedangkan beberapa tempat boleh dibuka selama batas yang telah ditentukan seperti apotek dibuka selama 24 Jam, Swalayan, restoran dan supermarket sempai 20.00 Wib. Hal ini berlaku dimulai 12 Juli sampai 20 Juli 2021 mendatang, kata Airlangga saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

BACA JUGA:  PLN Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Promosi Alat Penghemat Listrik

Menurut Airlangga Kota Bandar Lampung masuk sebagai kabupaten/kota PPKM darurat. Dalam melakukan perbatasan pada masyarakat sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 15,16 dan 18 Tahun 2021.

Kemudian Provinsi Lampung tertinggi Tingkat Terisian Tempat Tidur atau BOR sebesar 82 persen.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan rapat koordinasi (Rakor) penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro menindaklanjuti status zona merah Covid-19, Rabu (07/07/2021).

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana meminta maaf kepada pelaku usaha dan pekerja serta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya oenerapan PPKM Mikro.

BACA JUGA:  Peduli Dampak Covid 19, Batalyon Parama Satwika Akpol 1998 Gelar Bakti Sosial

Walikota Eva menyatakan, Pemkot menerapkan PPKM berbasis Mikro, dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19, setelah Kota Bandar Lampung ditetapkan masuk wilayahs Zona Merah.

“Setelah Rakor bersama Fokorpimda, dan Tim Satgas Covid-19, dengan berbagai pertimbangan telah merumuskan PPKM Mikro,” ujar Bunda Eva panggilan akrab Walikota Bandar Lampung itu.

Bunda Eva berharap, kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama agar Bandar Lampung keluar dari Zona Merah, dan menuju Zona Orange, Kuning dan Hijau Covid-19.

”Semoga Bandar Lampung, segera kembali normal berkat kerjasama dari seluruh pihak,” tukasnya.(HL-Ayu/Ron)