Kejari Pringsewu Serahkan 1 Unit Mobil Ambulans Covid-19

6

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Sebagai bentuk kepedulian di masa pandemi Covid-19 Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu memberikan bantuan satu unit mobil ambulans Covid-19 ke Pemkab Pringsewu pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun 2021.

Ambulans Daihatsu Luxio dengan Nopol BE 2852 VD tersebut diserahkan oleh Kajari, Ade Indrawan kepada Bupati Sujadi di halaman Kantor Kejari setempat, Rabu (21/7/2021).

Tampak hadir, Ketua DPRD Suherman, Staf Ahli Bupati Relawan, Kadiskes Ulinnoha, perwakilan Kapolres Pringsewu, serta jajaran kepala seksi Kejari setempat

Kajari Pringsewu, Ade Indrawan mengatakan, bantuan ambulans sengaja diberikan di moment Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.

“Bantuan ambulans ini kami berikan dengan rasa empati kami dari Kejari terhadap permasalahan covid untuk wilayah Kabupaten Pringsewu yang sampai hari ini masih suasana zona merah,” ungkapnya.

Ia berharap situasi zona merah di Kabupaten Pringsewu segera usai. Ambulans juga diserahkan karena merasa pihaknya berkewajiban terhadap perkembangan Covid-19 di Pringsewu.

”Selain itu, pimpinan kami juga memerintahkan untuk mendukung, mengawal dan melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana Covid-19 supaya bisa digunakan secara maksimal.Jangan ada keraguan, kami akan siap seperti yang dilakukan para Nakes untuk berada di garda depan memutuskan mata rantai Covid-19,” tegas dia.

BACA JUGA:  Wabup Fauzi Buka Pelatihan Tata Rias Wajah

Sementara itu, Bupati Pringsewu, Sujadi mengucapkan terima kasih atas bantuan ambulans yang diberikan oleh Kejari Pringsewu.

“Semoga penggunaannya berjalan dengan baik dan lancar seusai dengan nawaitu Kejari Pringsewu dan Kejagung RI,” ujar Sujadi.

Dikatakannya, saat ini ambulans sudah masuk ke dusun-dusun yang ada di Pringsewu.

“Ambulan ini sangat bermanfaat bagi kami, mudah-mudahan, jangan lama-lama di pakai. Biar coronanya lekas pergi,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga, Kejari Pringsewu memusnahkan
barang bukti perkara dari bulan November 2020- Juli 2021 yang berlangsung di halaman Kejari setempat.

Diantaranya yang dimusnahkan adalah narkotika jenis sabu-sabu seberat 58,23 gram, ganja seberat 141 gram, handphone 36 buah, dan rokok tanpa bea cukai sebanyak 70 karton.

Kajari Pringsewu Ade Indrawan mengatakan, dari 67 perkara yang ditangani, lebih dari 80 persennya adalah perkara narkotika.

BACA JUGA:  Bupati Pringsewu Hadiri Penandatanganan Kerjasama Kemitraan PMA dan PMDN Dengan UMKM

“Perkara dominan yang ada di Pringsewu adalah narkotika, kami berharap penanganan narkoba tidak menunjukkan angka paling atas. Padahal kami juga melakukan upaya sosialisasi terkait bahaya narkoba di sekolah, dan masyarakat umum,”jelas Ade.

Lanjut Ade, angka penggunaan narkotika jenis sabu-sabu lebih tinggi dibandingkan narkotika jenis lainnya seperti ganja.

“Dan ini menjadi catatan, pengguna yang memiliki atau menyimpan sabu-sabu dari kalangan anak sekolah dan baru selesai sekolah,” tukasnya.

Selain sedang menangani perkara pidana umum, Kejari Pringsewu juga sedang menangani bidang pidana khusus yakni dugaan korupsi di Sekretariat Dewan, namun belum bisa diekspose karena masih dalam penanganan di BPKP untuk mengaudit kerugian negara.

“Harusnya pengungkapan kasus ini jadi kado ultah HBA ke-61. Tapi karena perkara ini bergulirnya di BPKP, ternyata ada beberapa dokumen yang dibutuhkan. Harapan meleset. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita segera ekspose,” pungkasnya. (HL-Yono)