Airlangga: Mobilitas Masyarakat Lampung Masih Tinggi

23
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. (foto: ist)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, meskipun penanganan Covid-19 di Lampung cukup baik. Namun, mobilitas masyarakat masih tinggi.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Lampung bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito, Jumat (13/08/2021).

“Alhamdulilah Lampung sudah membaik, sudah negatif hanya perlu kita tekan lebih rendah lagi. Tadi saya sudah meninjau, di daerah perkotaan, dan mobilitasnya masih tinggi, hingga harus dikurangi. Jadi, saya minta bantuannya kepada Kapolda dan untuk membantu pencegahan mobilitas,” ujar Menko.

Airlangga menyatakan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), terkait penanggulan Covid-19 di Lampung yang masih perlu ditekan yakni, pencegahan mobilitas, penggunaan masker, testing dan tracing, vaksinasi, serta pemulihan ekonomi.

BACA JUGA:  Masyarakat Desa Panca Bakti Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Terkait isolasi terpusat, Airlangga pemerintah pusat telah menyiapkan Kapal Pelni, dan pembiayaannya sudah dibayar pusat, sehingga daerah tinggal menyiapkan tenaga kesehatan (Nakes).

“Saya lihat Lampung miliki Pelabuhan panjang. Jadi, sangat bisa untuk dilakukan isolasi terpusat, tinggal menyiapkan Nakes. Kalau tidak ada Nakes, akan disiapkan, jadi Pemprov Lampung tinggal terima bersih, dan gratis,” tukasnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) berkomitmen kepada Pemprov Lampung untuk memberikan tambahan vaksin sebanyak kurang lebih 1,5 juta dosis.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dampak pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu
aktivitas perekonomian Lampung. Ekonomi Lampung minus 1,67 persen.

BACA JUGA:  Tim Anti Begal Polres Tuba Lakukan Kegiatan Preventif Strike

Bahkan, lanjutnya, pendapatan dan konsumsi masyarakat turun tajam, akibat pembatasan pergerakan masyarakat (physical distancing), sebagai upaya pengendalian Covid-19.

Namun, kata Arinal, memasuki tahun 2021 ekonomi Lampung mulai bergerak tumbuh kembali yakni, 3,04 persen pada triwulan I, dan trimulan II tumbuh 6,69 persen tertinggi di Sumetera.

Sebelumnya, Gubernur Arinal juga mendampingi Menko Perekonomian Airlangga bersama Kepala BNPB, melihat secara langsung penerapan Prokes PPKM di Posko Kesehatan dan Posko Relawan Covid-19 Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Dalam kunjungannya ke Lampung, Airlangga juga menyerahkan bantuan tabung oksigen konsentrator sebanyak 409 unit, untuk rumah sakit di 15 kabupaten/kota se-Lampung.(HL-bud/ayu)