Wakabid Pembelaan Wartawan Jadi Kandidat Calon Ketua PWI Lampung 2021-2026

62
ilustrasi

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pembelaan Wartawan PWI Lampung, Juniardi siap berkompetisi dalam pemilihan Ketua PWI periode 2021-2026.

Rencananya, pemilih Ketua PWI tersebut, akan dilaksanakan dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Lampung akhir tahun ini.

Munculnya nama Wakabid Pembelaan Wartawan PWI Lampung, Juniardi menjadi calon Ketua PWI bersaing dengan kandidat lain, karena adanya dukungan dari anggota PWI yang ada di kabupaten/kita se-Lampung.

Juniardi mengatakan, sebagai anggota dan pengurus yang aktif, kepercayaan publik wajar-wajar saja diberikan kepadanya. Namun, itu semua tidak terlepas garis tangan.

BACA JUGA:  Kodim 0429/Lamtim Salurkan Bantuan BTPKLW Minyak Goreng

“Persiapan menuju kearah itu selalu saya lakukan. Wajar toh, kaderisasi dalam sebuah organisasi penting dilakukan. track record seorang pemimpin harus dikuliti. Dan visi saya Maju Sejahtera Bersama,” kata Juniardi, Sabtu (29/08/2021).

Mantan Wartawan SKH Lampost, dan saat ini owner media online menyatakan, jika dirinya mendapat amanah menjadi Ketua PWI Lampung
periode 2021-2026, tidak banyak janji. dirinya akan konsen membesarkan organisasi PWI dengan memberdayakan seluruh pengurus PWI mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

“Terpublish di beberapa media masih dua calon yang menyatakan siap. Nizwar dan Wirahadikusumah. Dan hari ini saya menyatakan siap,” tegas Juniardi.

BACA JUGA:  Angga Satria Sosialisasi IPWK di Pesawaran

Meski demikian, Juniardi mengkritisi model pemilihan ketua PWI yang dinilainya tak demokratis.

“Kehadiran anggota dalam arena konfercab saya fikir masuk dalam kategori wajib-fardu ain. Bukan setor kartu dan mandat. Kalau sedang dalam keadaan dirawat karena Covid-19 atau stroke nggak masalah ada mandat,” tutup Juniardi.

Diketahui jabatan Ketua PWI Cabang Lampung yang sebelumnya dijabat oleh Supriyadi Alfian akan berakhir tahun 2021, dan cemua calon ketua diperkirakan bakal memperebutkan suara 500 lebih anggota PWI. (HL-bud/*)