Bupati Sujadi Hadiri Musrenbang RPJMD Lampung 2019-2024

17
Bupati Pringsewu, Sujadi saat menandatangani dokumen dalam Musrenbang Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024. (foto: diskominfo)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Bupati Pringsewu, Sujadi menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi didampingi Wagub Chusnunia Chalim di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu (15/09/21) ini, diantaranya membahas masalah re-formulasi dan strategi pembangunan daerah serta Proyek Strategis Nasional di Provinsi Lampung.

Selain Bupati Sujadi bersama para kepala daerah se-Lampung, Musrenbang ini juga dihadiri secara virtual oleh Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Eko Prasetyanto Purnomo Putro, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional-Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BPPN) Rudi Soeprihadi Prawiradinata, serta anggota DPR RI dan DPD RI.

BACA JUGA:  Dukung Program Gertapaga, DKP3 Kota Metro Bagikan Bibit Tanaman Cabai dan Terong

Gubernur Arinal menyatakan, Musrenbang ini memiliki peranan yang sangat strategis dan menjadi bagian dari perumusan arah RPJMD Lampung 2019-2024 yang saat ini masih berproses.

Dikatakan, perubahan RPJMD ini bukanlah untuk mengubah Visi dan Misi Pembangunan 2019-2024 yang telah ditetapkan sebelumnya, sebab visi Rakyat Lampung Berjaya yang mengusung 6 misi dan 33 agenda kerja utama, akan tetap menjadi arah dan acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan Pembangunan Lampung ke depan.

BACA JUGA:  Gubernur Lampung Hadiri Rapat Paripurna HUT Ke-64 Kabupaten Lampung Selatan

Gubernur Arinal menyatakan, terdapat perkembangan kebijakan nasional dan sejumlah Proyek Prioritas Strategis Nasional (PPSN) yang berlokasi di Provinsi Lampung, yang juga menjadi dasar dalam perubahan RPJMD 2019-2024.

“Sehingga perlu adanya, sinkronisasi dan sinergi dokumen perencanaan pembangunan daerah terhadap dokumen perencanaan nasional melalui penyelarasan RPJMD dengan RPJMN,” katanya. (HL-Yono)