Bupati Sujadi Hadiri Musrenbang RPJMD Lampung 2019-2024

4
Bupati Pringsewu, Sujadi saat menandatangani dokumen dalam Musrenbang Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024. (foto: diskominfo)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Bupati Pringsewu, Sujadi menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi didampingi Wagub Chusnunia Chalim di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu (15/09/21) ini, diantaranya membahas masalah re-formulasi dan strategi pembangunan daerah serta Proyek Strategis Nasional di Provinsi Lampung.

Selain Bupati Sujadi bersama para kepala daerah se-Lampung, Musrenbang ini juga dihadiri secara virtual oleh Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Eko Prasetyanto Purnomo Putro, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional-Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BPPN) Rudi Soeprihadi Prawiradinata, serta anggota DPR RI dan DPD RI.

BACA JUGA:  Update Kasus Covid-19 Lampung 29 Mei 2020: Positif dan PDP Meninggal, Positif Bertambah 13 Orang

Gubernur Arinal menyatakan, Musrenbang ini memiliki peranan yang sangat strategis dan menjadi bagian dari perumusan arah RPJMD Lampung 2019-2024 yang saat ini masih berproses.

Dikatakan, perubahan RPJMD ini bukanlah untuk mengubah Visi dan Misi Pembangunan 2019-2024 yang telah ditetapkan sebelumnya, sebab visi Rakyat Lampung Berjaya yang mengusung 6 misi dan 33 agenda kerja utama, akan tetap menjadi arah dan acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan Pembangunan Lampung ke depan.

BACA JUGA:  Kementerian PPPA Berikan 57 Paket Bantuan untuk Warga Lamsel Terdampak Covid-19

Gubernur Arinal menyatakan, terdapat perkembangan kebijakan nasional dan sejumlah Proyek Prioritas Strategis Nasional (PPSN) yang berlokasi di Provinsi Lampung, yang juga menjadi dasar dalam perubahan RPJMD 2019-2024.

“Sehingga perlu adanya, sinkronisasi dan sinergi dokumen perencanaan pembangunan daerah terhadap dokumen perencanaan nasional melalui penyelarasan RPJMD dengan RPJMN,” katanya. (HL-Yono)