Pemprov Lampung Terima Penghargaan dari Kemendes-PDTT

5
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat menerima penghargaan dari Kemendes PDTT di Jakarta, Senin (20/09/2021). (foto: diskominfotik)

HEADLINELAMPUNG, JAKARTA-Provinsi (Pemprov) Lampung kembali meraih penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes-PDTT).

Sebelumnya, Pemprov Lampung meraih penghargaan dari Kementerian Pertanian yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana.

Lampung menjadi Juara umum Gelar Teknologi Tepat Guna sebagai satu – satunya Provinsi di Indonesia yang memenangkan Lomba Inovasi pada 2 kategori dari 3 kategori yang di lombakan.

Adapun kategori yang dilombakan terdiri dari 3 kategori, yaitu Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna, kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan dan kategori Posyantek Desa Berprestasi.

“Dari Setiap kategori terdapat 4 pemenang dengan jumlah penerima penghargaan sebanyak 12 orang inovator.

Penghargaan langsung diterima Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dari Kemendes PDTT di Balai Makarti Muktitama, Jakarta, Senin (20/09/2021).

Acara Puncak Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021 kembali di laksanakan oleh Kemendes PDTT

Dalam event tahunan tersebut Provinsi Lampung meraih 2 Penghargaan dari 2 kategori, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 34 Tahun 2021 tanggal 13 September 2021 tentang Penetapan Pemenang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Posyantek Desa Berprestasi, dan teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional Tahun 2021.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H. Abdul Halim Iskandar memberikan penghargaan untuk Juara Umum, penghargaan diterima Gubernur Arinal Djunaidi.

Menurut, Abdul Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang diberikan Kemendes PDTT atas inovasi – inovasi Karya anak bangsa dari Sabang sampai Merauke guna mendukung inovator teknologi tepat guna di Indonesia.

BACA JUGA:  Masuk Zona Merah Covid-19, Politisi Gerindra Usulkan PSBB

Pada Gelar TTG Tahun 2021 sebanyak 18 Provinsi dan 43 Kabupaten yang telah melalui proses seleksi dan penilaian mengirimkan hasil inovasinya melalui video yang kemudian ditetapkan Juara, ” kata dia dalam sambutnya.

Dalam laporan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Suprapedi mengungkapkan gelar TTG Tahun 2021 seharusnya diselenggarakan di Provinsi Jawa Barat.

Namun mengingat kondisi pandemi Covid saat ini sebagai gantinya atas permintaan peserta dari seluruh Provinsi, maka penyelenggaraannya dilaksanakan secara online.

Tujuan penyelenggaraan Gelar TTG merupakan wadah memasarkan dan mempromosikan teknologi tepat guna, memunculkan inovator – inovator dan membuka peluang kemitraan antar pemangku kepentingan, “terangnya

Abdul mengungkapkan bahwa teknologi tepat guna sangat berperan mempercepat pembangunan desa, sehingga desa mampu bangkit dan berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepada Pemerintah Daerah, Menteri berharap agar dapat terus memfasilitasi masyarakat dalam pengembangan inovasi dibidang teknologi tepat guna sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan di desa. Dunia usaha juga dapat berperan serta dengan terus membina masyarakat untuk mendorong inovasi – inovasi dibidang teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, “ujarnya.

Ia berharap dengan adanya kelembagaan desa yang dinamis bisa melakukan pengorganisasian di desa dan bisa selaras dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan kearifan lokal. Temuan yang bersumber dari data dan pengalaman dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Pelantikan Bupati-Wabup Pesisir Barat 26 April 2021

“Aspek kebutuhan digelarnya penghargaan TTG ini adalah dalam rangka memperkuat implementasi kebijakan pusat dan daerah, ” ucapnya.

Kepada para Kepala Daerah, Abdul juga menekankan arahan Presiden yang telah menegaskan dibebarapa kesempatan, bahwa di tahun 2024 Indonesia harus terbebas dari kemiskinan ekstrim, untuk itulah Menteri berpesan agar tidak ada satupun warga masyarakat yang terlewat, “pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Arinal saat memberikan keterangan pers bersama Menteri mengucapkan terimakasih kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Juara Umum Gelar Teknologi Tepat Guna ke XXVII Tahun 2021.

“Saya berharap seluruh provinsi di Indonesia yang memiliki potensi dibidang pertanian agar kita bersama – sama, ini satu jawaban yang dilakukan Kemendes agar kita dimasa yang akan datang terhindar dari impor, kita harus berjuang, karena hilirisasi akan meningkatkan perekonomian, ” terang Gubernur.

Hadir bersama Gubernur pada penyerahan penghargaan di Jakarta, Bupati Lampung Timur, M. Dawam Raharjo dan Bupati Tulangbawang, Winarti dan Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung Zaidirina. (HL-Ayu/*).

Berikut penghargaan yang diberikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H. Abdul Halim Iskandar

Juara 1 Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna, Sistem Pengolah Diversifikasi Produk Berbasis Maggot dengan Inovator Santoso dari Desa Sadar Sriwijaya Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur.

Juara 3 Kategori Teknologi Unggulan
Mesin Pengolah Serba Guna dengan Inovator Nurhadi dari Desa Batang Hari Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang. (HL-ayu/*)