Wabup Fauzi Ingatkan Media Massa Miliki Peran Penting Jaga Kerukunan Umat Beragama

19
Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi membuka rapat kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tahun 2021, di Hotel Urban Pringsewu, Kamis (07/10/2021). (foto: ist)

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Media massa mempunyai peranan besar dalam menciptakan kerukunan umat beragama. Namun juga sebaliknya, media juga bisa menjadi pemicu terjadinya perpecahan, jika tidak diimbangi dengan pemberitaan yang menyejukkan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu, Fauzi saat membuka rapat kerja (Raker) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tahun 2021, di Hotel Urban Pringsewu, Kamis (07/10/2021).

Wabup Fauzi bersama Ketua FKUB Lampung, Muhammad Bahrudin dan Ketua FKUB Pringsewu, Mahfudz Ali mengharapkan ada keseimbangan informasi.

BACA JUGA:  Pemkab Lamsel Terima Bantuan Kasur dan Pembersih Lantai

“Sehingga tidak hanya berita-berita terjadinya kerusuhan dan sebagainya, sementara informasi mengenai kerukunan dan kerjasama antarumat beragama kurang terekspos. Karena itu, mari penuhi media-media dengan berita-berita atau informasi yang positif dan menyejukkan guna memperkuat kerukunan,” ujarnya.

Fauzi menyatakan, bersyukur karena kerukunan umat beragama di Kabupaten Pringsewu, selama ini berjalan dengan sangat harmonis.

“Kabupaten Pringsewu, memiliki Desa Pancasila, yang dihuni oleh beragam suku bangsa dan agama, namun hidup rukun dan damai,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Lampung,
Muhammad Bahrudin pada Raker tersebut mengatakan, keberadaan FKUB adalah berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

BACA JUGA:  Pilkati Tubaba: Seluruh Petahana Tumbang, Fajar Unggul di Panaragan, Suyanta Jawara Mulya Kencana

Dikatakannya, Peraturan Bersama ini juga mendelegasikan bahwa yang mengeluarkan Surat Keputusan terkait FKUB adalah kepala daerah.

“Substansinya adalah, kesepakatan bersama para pemuka agama, sehingga pemerintah tidak mengintervensi FKUB,” ujarnya.

Bahrudin menambahkan, agar FKUB dapat dirawat dengan baik, karena keberadaannya sangat strategis dalam menciptakan kerukunam umat beragama yang juga merupakan pilar kerukunan nasional. (HL-Yono)