Aparatur Pekon di Lampung Barat Diduga Tewas Gantung Diri

5
Petugas Polres Lampung Barat (Lambar), menunjukan lokasi tewasnya korban Gunawan aparatur Pekon Gunung Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) kabupaten setempat, Minggu (10/10/2021). (fofo: hendri)

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Pasca ditemukannya Gunawan (27), yang tewas tergantung di pohon tepi jurang, Kamis (07/10/2021) lalu, Polres Lampung Barat (Lambar) melakukan Visum Et Repertum.

Setelah melakukan Visum, kepolisian memastikan Gunawan alias Gugun warga yang juga aparatur Pekon Gunung Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Kabupaten Lambar murni bunuh diri.

Kasatreskrim Polres Lambar, AKP M. Ari Satriawan mendampingi Kapolres, AKBP Hadi Saepul Rahman SIK mengungkapkan, berdasarkan hasil visum oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun yang mengarah kepada pembunuhan.

“Hasil visum yang dilakukan yakni menemukan luka lebam melingkar pada leher, garis setengah melingkar di leher, pembuluh darah mata pecah, keluar cairan dari dalam hidung, keluar sperma,” ungkap Ari, Minggu (10/10/2021).

BACA JUGA:  Ketua Cabang Bhayangkari Polres Tubaba Beri Tali Asih ke Personel Pengamanan Nataru

Namun, lanjutnya, tidak ditemukan luka memar perlawanan atau lainnya, dan tangan dalam keadaan mengepal, sehingga bisa dipastikan bahwa almarhum murni meninggal karena bunuh diri.

Ari menjelaskan, Rabu (06/10/2021) pemilik kebun Sutirah menemukan 1 unit motor vixion BE 3085 VT warna hitam, dan melaporkan kepada Kepala Dusun Way Asem, Kadun. Selanjutnya, Kadun menemukan kartu vaksin atas nama Gunawan dan handphone yang sudah pecah. Sehingga langsung melaporkan ke Sekdes Gunung Ratu, Yusuf dan melakukan pencarian korban.

“Kemudian, Kamis (07/10/2021) sekitar pukul 14.00 WIB telah ditemukan mayat oleh saksi Misdi dengan keadaan leher tergantung di atas pohon di lembah dalam kebun warga. Lalu saksi melaporkan kejadian ini, kepada Sekdes Gunung Ratu, Yusuf. Selanjutnya, pihak Polsek BNS yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Abu Bakar mendatangi tempat kejadian,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dua Tersangka, Ini Kronologi Penangkapan Artis FTV Kasus Prostitusi Online di Lampung

Berdasarkan keterangan Saksi, Rabu (06/10/2021) sekitar jam 07.30 WIB korban bertemu dengan saksi Khoirul Anwar dengan tujuan mengambil uang Rp1 juta dan diberi Rp500 ribu oleh saksi.

Dikatakannya, saat bertemu saksi Khoirul, korban dalam keadaan menangis dan berkata ingin pergi dari rumah, karena sudah membuat malu keluarga dan sekitar pukul 09.29 WIB korban meninggalkan rumah saksi.

“Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi Misdi. Dirinya menemukan korban Gunawan, setelah mengikuti jejak bekas orang jatuh di tanah, dan menemukan korban dalam keadaan tergantung di pohon dalam lembah di kebun,” pungkasnya.(HL-Hendri)