Pemkab Tulang Bawang Pilih Cakat Raya Menjadi Wisata Etnik

94
Bupati Tulang Bawang, Winarti saat meninjau kawasan Cakat Raya yang akan dirancang menjadi kawasan Wisata Etnik yang terintegrasi secara artistik. (foto: Diskominfo)

HEADLINELmpung, TULANG BAWANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang akan menjadikan kawasan Cakat Raya, di Kecamatan Menggala Timur sebagai kawasan Wisata Etnik yang terintegrasi secara artistik.

Kepala Badan Perencanaan Pembanguan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), Dicky Soerachman mengatakan, lokasi wisata tersebut terdapat sejumlah rumah adat dan miniatur Kerajaan Tuba.

Dikatakan Dicky, dengan letaknya yang sangat strategis berada di pinggir jalan lintas timur sumatera (Jalintimsum), memudahkan akses bagi warga untuk berkunjung. Keberadaannya, tidak jauh dari aliran sungai Tulang Bawang.

BACA JUGA:  Hitung Cepat Posisi Teratas, M. Galang Putra Rahman Berpotensi Lolos ke DPRD Provinsi Lampung

“Konsep pembangunan area Cakat Raya ini, memang diarahkan untuk jadi kawasan wisata etnik terintegrasi dan artistik,” jelasnya, Selasa (26/10)2021.

Menurutnya, destinasi wisata tersebut juga hendak ditata sebagai lokasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

“Kios akan ditata menjadi tempat berjualan masyarakat sekitar, seperti cenderamata, dan produk lokal lainnya,” ujarnya.

Ia memastikan, kios UMKM yang dibangun melalui dana pemerintah pusat 2019 itu, tidak akan merubah esensi dan fungsi kawasan wisata terintegrasi.

BACA JUGA:  Bupati Musa Harapkan KBSB Lamteng Terbaik di Lampung

Bahkan, kata Dicky, Dinas Pariwisata sudah mengusulkan untuk didahulukan fasilitas pendukung lainnya, seperti gazebo, taman, dan fasilitas umum lainnya.

“Perencanaannya memang dari pemerintah pusat. Makanya, kios cenderamata itu dibangun lebih dulu,” tandasnya. (HL-Rian)