Pemungutan Pajak dan Retribusi di Pesibar Belum Maksimal

33
Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Pajak Retribusi Daerah tahun 2021, di Gedung Serba Guna (GSG) Selalau Labuhan Jukung, Selasa (02/11/2021). (foto: Diskominfo)

HEADLINELAMPUNG, PESISIR BARAT-Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal menyatakan, realisasi pendapatan daerah dari sektor pajak retribusi, masih sangat jauh dari target yang ditetapkan dalam APBD tahun 2021.

Hal itu disampaikan Bupati Agus Istiqlal saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Pajak Retribusi Daerah tahun 2021, di Gedung Serba Guna (GSG) Selalau Labuhan Jukung, Selasa (02/11/2021).

Rakor tersebut, selain dihadiri Wakil Bupati (Wabup) A Zulqoini Syarif juga sejumlah pejabat Kabupaten Pesibar diantaranya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pelaksana, Forkopimda Lampung Barat (Lambar) dan Pesibar, camat, pengusaha hotel dan restoran serta PHRI.

BACA JUGA:  Personel Polres Tubaba Terima Tim STIK/PTIK di Polres Tulangbawang

Dikatakan Agus Istiqlal, berdasarkan data yang ada pemungutan pajak retribusi daerah belum dilakukan secara maksimal, sehingga realisasi pendapatan dari sektor tersebut masih sangat jauh dari target yang ditetapkan APBD 202.

Menurutnya, optimalisasi pajak dan retribusi daerah sebagai bagian dari pendapatan daerah, guna mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Pesibar.

Jadi, kata Bupati Pesibar, diharapkan peran serta, dukungan dan kontribusi dari semua pihak, baik itu aparatur pemerintah pengelola pendapatan daerah maupun dari para pengusaha sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Pesibar.

BACA JUGA:  Bahroin, Cakades Petahana Dapat Nomor Urut 3

“Ini harus menjadi perhatian kita semua, bahwa pendapatan daerah akan sangat berpengaruh dalam ketersediaan dana pada kas daerah dalam membiayai belanja daerah,” tukasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya Rakor ini diharapkan realisasi pendapatan dapat lebih maksimal, dan mencapai target sesuai APBD tahun 2021. (HL-Bowo/*)