Wakil Ketua BHP Diduga Pengepul Togel Hongkong

100
TERSANGKA TOGEL Jajaran Polsek Kotaagung, Polres Tanggamus berhasil mengamankan delapan tersangka perjudian Togel, Rabu (03/11/2021). (foto: ist)

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS-Kepolisian Sektor (Polsek) Kotaagung, Polres Tanggamus menangkap delapan orang yang diduga melakukan perjudian toto gelap (Togel), di salah satu rumah di Pekon Penanggungan, Kecamatan Kotaagung Pusat Kabupaten Tanggamus, Rabu (03/11/2021).

Ironisnya, dari delapan tersangka yang berhasil ditangkap satu orang berinisial KO (41) merupakan Wakil Ketua BHP Pekon Penanggungan, yang berperan sebagai pengepul. Kemudian, 2 kaki tangannya berinisial JA (29), dan AR (17). Sedangkan, lima tersangka lainnya sebagai pemasang berinisial EL (56), AK (33), ZA (51), SR (37), YA (26).

Dari penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti 1 lembar kertas bertuliskan daftar shio binatang, 1 lembar kertas bertuliskan daftar keluar togel, 3 lembar kertas bertuliskan daftar rekapan nomor pasangan, 4 pulpen dan uang tunai Rp576 ribu.

Kapolsek Kotaagung, AKP Sugeng Sumanto mengungkapkan, kedelapan terduga ditangkap atas laporan masyarakat bahwa di rumah KO yang merupakan Wakil Ketua BHP Pekon Penanggungan sering dijadikan sebagai tempat berkumpul dalam perjudian Togel.

BACA JUGA:  Dua Ribu Pelaku UMKM Lampung Barat Diusulkan Mendapat Bantuan

Dikatakannya, berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan sehingga diketahui informasi benar dan melakukan penangkapan terhadap mereka tanpa perlawanan.

“Para terduga ditangkap tanpa perlawanan saat berada di ruhmah KO, tadi malam sekitar pukul 22.30 WIB,” ujar AKP Sugeng Sumanto mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Satya Widhy Widharyadi SIK, Rabu (03/11/2021).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari para terduga, diketahui bahwa Togel jenis hongkong atau HK yang lazim mereka sebut, dengan pengepulnya ada KO yang juga sebagai Wakil Ketua BHP Penanggungan.

Adapun modus operandi KO melakukan penjualan togel, dengan memerintahkan 2 kaki tangannya JA yang berperan menerima pasangan, merekap serta uang, lalu rekapan dan uang diserahkan ke YA untuk di berikan kepada KO.

BACA JUGA:  Isteri Bupati Pesawaran Ikut Donor Darah

Selanjutnya, setelah menerima rekapan dan uang KO mengaku akan menyetorkan rekapan uang kepada bandar di wilayah Wonosobo.

“Saat ditangkap, mereka berada di dalam rumah KO menunggu siaran pengumuman keluarnya nomor togel melalui internet,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, dari penjualan togel tersebut KO mendapatkan keuntungan Rp200,- per lembar dan apabila pemasang mendapatkan nomor yang beruntung maka KO kembali mendapatkan Rp5 ribu dan saat ini, ke delapan terduga berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Kotaagung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Jadi setiap pemasang togel, mendapatkan hasil maka KO mendapat keuntungan Rp5 ribu per lembar dan Jika terbukti melakukan perjudian itu, para terduga dapat dipersangkakan Pasal 303 KUHPidana, ancaman maksimal 10 tahun penjara,” tandasnya.(HL-Andi/*)