Digelar Secara Virtual, Tubaba Kembali Gelar Internasional TAF

23

HEADLINELAMPUNG, TUBABA-Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan menggelar festival skala internasional Tubaba Art Festival (TAF) yang akan berlangsung secara Daring dan Luring.

Acara tersebut rencana nya dipusatkan di Uluan Nughik pada tanggal 12 sampai 14 November 2021 mendatang, dengan mengusung tema “Rhizome”.

“Saya berharap festival ini bisa memunculkan inisiatif-inisiatif kerja Kesenian dan Kebudayaan dari komunitas khusus nya yang berada di Kabupaten Tubaba,” Terang Kadis Disporapar, Mansyur saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/11/2021).

Untuk diketahui, Festival ini sudah yang ke 5 kali dan juga merupakan bagian dari platform Indonesiana Kemendikbud Ristek Republik Indonesia.

BACA JUGA:  Bunda Mardiana Musa Ahmad Ajak Orang Tua Maksimalkan Tumbuh Kembang Anak di Masa Keemasan

Festival ini didukung oleh sejumlah komunitas kesenian di Tubaba, Sanggar Pakem, Eternal Film, Komunitas Film Tubaba, Teater Klatak, Garis Budaya, Incena, Mata Lensa, Sekolah Seni dan beberapa pelaku budaya secara individu.

Nanti nya, Sehari sebelum acara pembukaan akan digelar workshop Indonesiana, tata Kelola Kegiatan Budaya dengan pembicara Dede Pramayoza (Tim ahli Indonesiana) dan Semi Ikra Anggara (Direktur Sekolah Seni Tubaba).

Selain itu, masih ada tiga workshop yang digelar pada hari berbeda yakni, workshop Pendokumentasian Festival digelar pada Sabtu 13 November 2021, Minggu 14 workshop keramik, dan di hari yang sama musisi Dere akan memberikan workshop penulisan lirik lagu.

BACA JUGA:  Polres Tuba Buka Penerimaan Anggota Polri 2021, Ini Cara Daftar hingga Syaratnya!

Adapun sejumlah acara kesenian (secara kronologis) adalah pementasan Tari Nenemo oleh Sanggar Pakem, Site Specifik Dance Film “Lapah Ninge/ Remembering Remember” .

“Untuk hari Jum’at tanggal 12 November akan digelar webinar internasional dengan dua orang pembicara kunci (keynote speaker), yakni Bupati Tubaba, Ir Umar Ahmad S.P dan Dr Hilmar Farid ( Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek) bersama tiga orang pembicara,” pungkas. (HL-dra/*)