Dana Pinjaman PT SMI Rp569 M untuk Perbaikan Jalan Provinsi

94
Kabid Advokasi LPSE, Wayan Purna Jata. (foto: dok)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan provinsi melalui dana pinjam PT SMI sebesar Rp569 miliar.

Bahkan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Lampung, telah membuka pendaftaran tender bagi perusahaan yang akan ikut serta dalam proyek infrastruktur jalan provinsi oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK).

Kabid Advokasi LPSE, Wayan Purna Jata mewakili Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Slamet Riadi mengatakan, tender sudah dibuka pendaftarannya bagi seluruh SKPD. Khususnya, proyek infrastruktur jalan provinsi melalui dana pinjaman PT SMI sudah boleh dilaksanakan pendaftarannya, karena semenjak APBD 2022 disahkan boleh ditender.

“Namun, sampai saat ini belum ada perusahaan yang mendaftar, karena kita masih menunggu BMBK Lampung,” kata Wayan kepada headline lampung, Minggu (16/01/2022).

BACA JUGA:  Diskominfo Lambar Buka Pendaftaran Kerjasama Publikasi Tahun 2022

Wayan mengingatkan perusahaan atau penyediaan jasa, bisa memenuhi persyaratan yang ada dalam dokumen pemilihan. Proses pemilihan pemenang, diumukan kurang lebih satu bulan setelah tender berjalan.

Terkait mekanisme keikutsertaan perusahaan, Wayan menjelaskan ada beberapa tender yang dilakukan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, seperti kualifikasi perusahaan kecil sampai dengan Rp15 milliar, diatas 15 sampai Rp50 milliar perusahaan menengah, diatas 50 sampai Rp100 milliar perusahaan besar Non BUMN, dan diatas Rp100 milliar bebas siapa saja boleh ikut, ” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BMBK Provinsi Lampung, Taufiqullah belum bisa memastikan beberapa ruas jalan provinsi yang akan menjadi prioritas pembangunan melalui dana pinjaman PT SMI.

BACA JUGA:  Komisi X DPR RI Reses Masa Persidangan I 2022-2023 ke Provinsi Lampung

“Iya kita tunggu saja. Kemungkinan, awal Februari 2022 sudah ada pembahasan oleh Kepala Dinas, ” ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor KPPU Wilayah II Provinsi Lampung, Wahyu Bekti Anggoro mengatakan terkait Pemerintah Provinsi Lampung meminjam dana Rp569 miliar kepada PT SMI untuk pembiayaan perbaikan ruas jalan provinsi setempat sudah mendengar adanya informasi tersebut.

Namun, imbuhnya, KPPU belum mengetahui detail skema dari perjanjian dalam pinjaman tersebut.

“Pelaksanaan tender, dapat sejalan dan tidak bertentangan dengan UU No: 5/1999,” imbuhnya

Tentunya, kata Wahyu, KPPU selalu aktif untuk melakukan advokasi agar Pemda dapat mengambil kebijakan, dengan tidak bertentangan undang-undang anti persaingan. (HL-Bud/Ayu)