Walikota Eva Pantau Pasar Murah di Tanjungkarang Timur

79
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana memantau langsung sejumlah harga kebutuhan pokok, saat pasar murah yang dilaksanakan di Lapangan Sawah Brebes Kecamatan Tanjung Karang Timur, Rabu (02/02/2022). (foto: Nuy)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar pasar murah.

Kali ini, pasar murah yang dilaksanakan Pemkot Bandar Lampung di Lapangan Sawah Brebes Kecamatan Tanjung Karang Timur, dihadiri oleh Eva Dwiana bersama Forkopimda, dan tokoh masyarakat Kecamatan Tanjung Karang Timur, Rabu (02/02/2022).

Walikota Eva Dwiana mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan bekerjasama dengan Bank Indonesia,
Perum Bulog, PT Indogrosi, Indomaret, Chandra Supermarket dan Alfamart.

Dia mengatakan, tujuan digelarnya pasar murah adalah untuk membantu masyarakat. Karena, pasar murah ini menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih rendah.

BACA JUGA:  Bupati Lamteng Tinjau KBM Tatap Muka di Sekolah

“Hari ini, Pasar Murah dilaksanakan di
Kecamatan Tanjungkarang Timur. Rencanannya, besok akan dilaksanakan di Kecamatan Telukbetung Timur, dan Tanjungkarang Pusat,” imbuhnya.

Dia juga menyatakan, Pemkot Bandar Lampung akan secara bertahap mengadakan pasar murah dan bazar.

“Nanti ada bazar murah, mudah-mudahan minyak makan curah bisa normal kembali,” ujarnya.

Walikota Eva menambahkan, kegiatan pasar murah rencananya tidak hanya 7 titik, tapi akan dilaksanakan di 20 kecamatan.

BACA JUGA:  Bupati Parosil Lantik 63 Kepala Sekolah di Lampung Barat

Dia juga mengingatkan para pedagang untuk tidak menimbun minyak goreng, karena dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat yang membutuhkan.

“Bunda berharap, pedagang untuk menjual minyak goreng. Jangan di tumpuk-tumpuk, kalau ada langsung jual kepada masyarakat. Nanti, kalau harganya turun, pedagang yang rugi,” tukasnya.

Sementara itu, Suriyah salah satu warga Tanjungkarang Timur mengatakan, dengan adanya pasar murah sangat terbantu apalagi dimasa pandemi Covid-19. (HL-Nuy)