Puluhan Kendaraa SKIn Ikuti Mabar Offroad di Pesawaran

93
Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat membuka Mabar Offroad se-Nusantara yang dilaksanakan di Holtipark Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Sabtu (19/03/2022). (foto: ist)

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN-Main bareng (Mabar) Offroad se-Nusantara, rangkaian HUT ke-58 Provinsi Lampung dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran.

Mabar Offroad se-Nusantara tersebut, diharapkan dapat mengangkat kearifan lokal dan memperkenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran.

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyatakan, dengan dilaksanakannya event skala nasional seluruh unsur yang terlibat, secara bersama-sama telah mempromosikan dan memasarkan produk wisata.

“Kegiatan ini, sangat positif, selain sebagai ajang silaturahmi antar anggota yang tergabung dalam Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn), ada juga kolaborasi budaya lokal dengan entertainment modern, yang secara tidak langsung mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan wisata di Pesawaran,” kata Bupati Dendi saat membuka Mabar Offroad yang dimulai di Holtipark Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten setempat, Sabtu (19/03/2022).

BACA JUGA:  Polres Tanggamus Bersama Dinkes Vaksinasi Covid-19 Merdeka di Ponpes

Dikatakannya, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi fisik kewilayahan berupa pegunungan sampai dengan wilayah pesisir pantai, yang memberikan keragaman potensi alam.

Menurut Dendi, dengan kekayaan alam yang dimiliki memberikan peluang, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dimanfaatkan secara optimal.

“Pesawaran memiliki 18 pantai, obyek wisata air terjun, tiga sumber air panas, satu kampung tapis, dan satu kampung adat. Segala potensi yang dimiliki ini, bisa kita promosikan kepada masyarakat luas melalui pemerintah, atau melalui event-event berskala nasional,” jelasnya.

BACA JUGA:  Jelang Nataru, PT Hutama Karya Tambah Fasilitas Pelayanan di JTTS

Ditempat yang sama, Ketua SKIn Pengda Lampung, Wawansyah mengatakan, yang mengikuti kegiatan Mabar Offroad se-Nusantara sebanyak 86 mobil, yang berasal dari beberapa provinsi yang ada di Sumatera.

“Peserta dari Pulau Sumatera, ada yang dari Sumatera Selatan seperti Palembang, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Jumlah kita batasi, karena mengingat saat ini masih situasi pandemi Covid-19,” ujarnya. (HL-Yudhi)