Sambangi Gedung DPRD, Mahasiswa Sampaikan Sejumlah Tuntutan

28
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus melakukan aksi unjukrasa ke Gedung DPRD Kota Metro. (foto: dwi)

HEADLINELAMPUNG, METRO-Gelombang aksi unjuk rasa bergerak ke Kota Metro. Ratusan mahasiswa  di Kota tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menyambangi gedung DPRD setempat, menyerukan sejumlah tuntutan.

Dalam orasinya, peserta aksi menyampaikan tiga tuntutan. Di antaranya, menolak kenaikan harga BBM, menolak kenaikan harga minyak goreng dan menolak kenaikan PPN.

Ketua PC PMII Kota Metro, Amanda Wijaya menjelaskan, tuntutan pertama yang harus segera direalisasikan pemerintah ialah menjamin ketersediaan stok BBM di Kota Metro.

“Tuntutan kita ada beberapa poin, pertama adalah mendesak pemerintah melalui DPRD atas kenaikan BBM. Kami menolak kenaikan BBM dan kami minta stabilitas stok BBM yang ada di Kota Metro,” kata Amanda, Rabu (13/04/2022).

BACA JUGA:  Ironis, Proyek Jembatan Way Padang Ratu Pesawaran Rp 1,4 Miliar Terbengkalai

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan tuntutan yang menjadi agenda ratusan mahasiswa hari ini adalah soal harga minyak goreng yang tinggi dan kenaikan PPN.

“Kedua terkait kenaikan bahan pokok makanan yaitu Minyak Goreng yang tidak sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ketiga adalah kenaikan PPN, yang hari ini keluhan masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Metro Tondi Nasution yang menerima ratusan peserta unjuk rasa menyatakan,  DPRD menyepakati seluruh tuntutan pendemo.

“Teman-teman mahasiswa ini kan prihatin atas kondisi yang ada hari ini, dan memang kenyataan di lapangan seperti itu. Pertama kenaikan BBM, kedua kenaikan minyak goreng, dan ketiga PPN yang juga naik. Kami DPRD Kota Metro merasakan apa yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa itu adalah kenyataan yang ada dilapangan hari ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Satgas Covid-19 Operasi Yustisi di Jalinbar Pasar Wonosobo

Sebagai bentuk dukungan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh fraksi di DPRD untuk meneruskan tuntutan mahasiswa ke tingkat pusat.

“Kami mendukung serta merespon secara positif apa yang mereka sampaikan. Tadi juga kami sudah menyepakati beberapa tuntutan dan akan kami sampaikan kepada pihak-pihak yang bisa kami tembuskan,” terangnya.

Sebelum melakukan aksi unjukrasa, para mahasiswa sebelumnya melakukan orasi di Bundaran Kota Metro, sambil membawa keranda yang menandakan matinya demokrasi di Indonesia. (HL-dwi)