Kunjungi Lampung, Moeldoko Minta Jangan Kaku

41
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat rapat koordinasi persiapan jalur mudik 2022, Rabu (27/04/2022). (foto: Diskominfotik)

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG-Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan, kedatangannya ke Lampung untuk menyampaikan pesan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait persiapan jalur mudik tahun 2022, dapat berjalan dengan baik.

“Saya tegaskan kembali, pesan Presiden agar jalur mudik lebaran tahun 2022 ini dapat ditangani sungguh-sungguh. Jangan sampai, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena kita tidak mengantisipasi,” kata Moeldoko didampingi Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat rapat koordinasi (Rakor) kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2022 Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung-Palembang di VIP Room Bandara Raden Inten II, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (27/04/2022).

Moeldoko menyatakan, melihat banyak hal yang sangat bagus di Lampung, terutama terkait gotong-royong dari semua stakeholder sudah sangat baik.

“Terimakasih kepada semua yang telah bekerja keras menyiapkan ini. Jangan kaku, harus fleksibel dan responsif, semua situasi harus disikapi dengan cepat. Hal positifnya semoga event mudik ini juga dapat membangkitkan ekonomi, ada banyak rest area di jalan Tol Trans Sumatera, silahkan diisi dan dimanfaatkan oleh UMKM kita,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkab Pringsewu Temukan Gudang Pengolahan Daging Sapi Belum Lengkapi Izin

Sementara itu, Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan kesiapan mudik ini bukan hanya soal peningkatan infrastruktur, tapi soal bagaimana pergerakan warga yang akan mudik, dimana objeknya berada di kecamatan dan desa-desa.

Untuk itu, lanjutnya, kami telah menyiapkan angkutan transportasi ke beberapa wilayah, kemudian infrastruktur yang akan dilewati.

“Saya juga secara konsisten, bersama ASDP mengikuti perkembangan arus mudik dan melakukan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan, karena penumpang itu sedikit saja terlambat akan susah diatur lagi,” tukasnya.

Arinal menambahkan, untuk mengurangi kemacetan lalulintas, kedepan Pemprov Lampung sudah mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), bahwa bagian barat perlu dilakukan penambahan pelabuhan.

“Usulan kami sudah disetujui Menhub, dan Pelindo untuk membangun pelabuhan di Kabupaten Tanggamus,” jelasnya.

Sedangkan, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol, Triono Junasmono menyatakan, kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera untuk Lampung-Palembang terdiri dari 4 ruas jalan yakni, Palembang-Indralaya, Kayu Agung-Palembang-Betung, Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Bakauheni-Terbanggi Besar.

BACA JUGA:  Bupati Pesawaran Hadiri Peringatan HPN di Islamic Center

“Pada empat ruas jalan ini ada beberapa perbaikan yang sudah selesai diperbaiki namun ada sebagian yang akan kami selesaikan setelah lebaran tetapi tetap layak untuk digunakan pada waktu arus mudik maupun arus balik tahun 2022,” kata Triono.

Sedangkan, lanjutnya, dari ruas Bakauheni sampai Palembang terdapat 21 Rest Area, yang mana 17 diantaranya adalah tipe A atau memiliki pom bensin dan 4 lainnya tipe B atau tidak memiliki pom bensin. Namun, akan diupayakan ada semacam pertashop atau pom bensin mini.

“Sedangkan, untuk toilet telah dipersiapkan sebanyak 800 unit, dan akan ditambah lagi masing-masing 100 unit untuk tipe A dan 50 unit untuk tipe B. Kemudian, untuk bengkel dan kendaraan yang kehabisan BBM di jalan Tol, bisa menghubungi nomor 135, dan dari pertamina akan menggunakan kendaraan motor untuk memantu,” tandasnya. (HL-Bud/Ayu)