Optimalkan Pelayanan, Ini yang Dilakukan Dinas Pariwisata Pesawaran

13
Kepala Dinas Pariwisata, Kadishub, dan Kasat Pol PP foto bersama dengan pengurus dan nggota PWI Kabupaten Pesawaran. (foto: Yudhi)

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Pariwisata, mengoptimalkan pelayanan kepada wisatawan. Salah satunya, melalui jaminan asuransi jiwa bagi seluruh pengunjung destinasi wisata.

Terkait pelayanan tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) bersama Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP telah melakukan ujicoba gate system (sistem gerbang) pintu masuk kawasan obyek wisata pantai.

Kadispar Kabupaten Pesawaran, Ketut Partayasa menyatakan, upaya itu dilakukan guna menjamin pelayanan bagi pengunjung. Salah satunya, menjamin asuransi jiwa melalui pungutan tiket masuk lokasi wisata.

“Upaya ini dilakukan, untuk memaksimalkan pelayanan dengan memberikan perlindungan kepada pengunjung melalui asuransi jiwa. Ujicoba telah dilakukan selama tiga hari yakni, sejak 14-16 Mei 2022 lalu.
Tahun ini, PAD ditargetkan sebesar Rp2,5 miliar,” kata Ketut saat menghadiri diskusi yang dilaksanakan PWI Pesawaran, Kamis (19/05/2022).

BACA JUGA:  Bupati Lampung Tengah Luncurkan Mobil Vaksin

Ketut menuturkan ujicoba dilakukan di pintu masuk Pantai Mutun, Teluk Pandan serta pintu masuk Dermaga Ketapang, Kecamatan Padang Cermin.

Dikatakannya, pasca ujicoba akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh yang melibatkan pelaku industri wisata, Forkopimda serta instansi terkait.

“Untuk saat ini, tarif masuk lokasi wisata masih diberlakukan tarif lama sebesar Rp3 ribu untuk pengunjung. Dengan rincian, Rp2 ribu untuk PAD dan seribu rupiah untuk asuransi jiwa pengunjung,” tuturnya.

Sementara itu, Kadishub Kabupaten Pesawaran, Ahmad Syafei menyatakan, untuk realisasi retribusi pengunjung
obyek wisata ditargetkan Rp100 juta.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Lambar Sosialisasi dan Pasang Rambu Lalu Lintas

“Sesuai Perda No: 6/2020 tentang pengelolaan kepelabuhanan, penarikan retribusi pengunjung di Gerbang Mutun, dan Dermaga Ketapang kita berlakukan ujicoba. Ini dilakukan untuk memaksimalkan PAD sektor pariwisata,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Pesawaran, M Ismail mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab guna mengoptimalkan penyerapan PAD sektor pariwisata.

“Ini langkah yang visioner, mengingat Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah dengan potensi wisata yang besar. Selain itu, langkah yang dilakukan Dispar untuk menjamin pelayanan bagi para wisatawan, dalam bentuk perlindungan asuransi jiwa,” katanya.(HL-Yudhi)