Gubernur Arinal: Tubaba Lumbung Ternak

14
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melihat langsung kondisi hewan ternak sapi, saat kunjungan kerja di Kabupaten Tulangbawang Barat, Selasa (26/07/2022). (foto: Diskominfotik)

HEADLINELAMPUNG, TUBABA-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mencanangkan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), sebagai Sentra Ternak di Provinsi Lampung.

“Kabupaten Tubaba ini, termasuk lumbungnya ternak. Populasi hewan ternak paling banyak didominasi oleh sapi sebanyak 26.644 ekor, dan kambing sebanyak 89.864 ekor,” kata Gubernur Arinal saat peluncuran implementasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) yang terintegrasi dengan Smart Village, di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba, Selasa (26/07/2022).

Arinal mengatakan, saat kunjungan ke Kabupaten Mesuji telah mencanangkan Mesuji sebagai Kabupaten Sentra Perikanan, karena potensi perikanannya sangat besar.

BACA JUGA:  Bupati Tulang Bawang Resmikan Masjid Nurul Al Ikhlas Dente Teladas

“Disini (Tubaba,red) juga potensi ternaknya bagus, kenapa tidak kita jadikan Kabupaten Sentra Peternakan,” imbuhnya.

Dikatakannya, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Provinsi Lampung, pertama kali terkonfirmasi positif hewan ternak sapi milik warga Desa Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tubaba pada Mei 2022 dengan jumlah kasus 78 ekor.

Namun, lanjutnya, sejak 19 Juni 2022 sudah tidak ada pertambahan kasus PMK hewan ternak di Kabupaten Tubaba. Tapi, jangan membuat kita lengah, dan vaksinasi PMK kepada hewan ternak harus dilakukan ” imbuhnya.

BACA JUGA:  Update Kasus Covid-19 Lampung 26 Mei 2020: Dua Orang Lagi PDP Corona Meninggal

Sementara itu, Pj Bupati Tubaba Zaidirina menjelaskan, Vaksinasi PMK tahap pertama mendapatkan 3.000
dosis vaksin, dan sudah direalisasikan sebanyak 100 persen.

Kemudian, lanjutnya, pada vaksinasi PMK tahap kedua mendapatkan sebanyak 4.000 dosis, dan sampai dengan hari ini sudah terealisasikan sebanyak 1.300 dosis.

“Saat ini, kami dapat pastikan hewan ternak di Tubaba bebas dari PMK,” jelas Zaidirina. (HL-bud/*)