Rakor Usulan DAK, Pemkot Metro Prioritas Program Bersinergi

17
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar rapat koordinasi (Rakor) usulan kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). (foto: ist)

HEADLINELAMPUNG, METRO-Sejumlah program pembangunan yang bersinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, menjadi prioritas dalam rapat koordinasi (Rakor) usulan Dana Alokasi Khusus (DAK), di Guest House Walikota Metro.

Adapun, arah kebijakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP)  yang didukung DAK meliputi, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim seperti modernisasi pertanian dan pemerataan pembangunan, lalu peningkatan kualitas SDM yang meliputi kesehatan dan pendidikan, mendorong pemulihan dunia usaha meliputi revitalisasi pariwisata dan pengembangan UMKM, dan percepatan pembangunan infrastruktur dasar air dan sanitasi.

BACA JUGA:  Nunik: Tenaga Pendidik Berperan Tanamkan Mindset yang Benar bagi Generasi Muda

“Termasuk di dalamnya kegiatan dan prioritas DAK fisik di bidang pendidikan, dan kesehatan,” kata Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin, Rabu (27/07/2022).

Menurutnya, dalam Rakot  tersebut, merupakan ajang  pemaparan pemakaian dana alokasi yang dikhususkan untuk beberapa hal yang menjadi konsentrasi program prioritas di Kota Metro yang besinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung. 

“Mekanisme penyaluran dana alokasi khusus mulai dari proses perencanaan, pengusulan dan pelaksanaan yang sudah dilakukan, pertama DAK ini menjadi prioritasnya pusat yang akan dilaksanakan di daerah, maka ini adalah rencana kerja pemerintah pusat yang dituangkan ke dalam RKP 2023 mengusung tema peningkatan produktifitas untuk perekonomian inklusif dan berkelanjutan,” urainya.

BACA JUGA:  Polsek Bangunrejo Ancam Pidanakan Pedagang Penimbun Sembako

Sebelumnya, kalangan DPRD Kota Metro juga meminta agar Walikota setempat meningkatkan kajian serta pemahaman tata kelola pemerintahan.

“Hal itu meliputi bagaimana hubungan Pemkot dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta dalam perencanaan tidak menjanjikan hal-hal yang di luar batasan yang dipahami,” kata anggota DPRD Kota Metro asal PKS, Wasis Riyadi.(HL-dwi)