Bupati Lamtim Hadiri Musda PPNI

46

HEADLINE LAMPUNG, SUKADANA – Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda)Persatuan Perawat Nasional Indoensia V (PPNI) Kabupaten Lampung Timur di Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Lampung Timur, Rabu (31/8/2022).

Acara yang mengusung tema “Perawat Sebagai Investasi Menuju Lampung Sehat dan Berjaya” tersebut dihadiri Dandim 0429/Lampung Timur, Letkol czi Indra Puji Triwanto, Ketua DPW PPNI Provinsi Lampung, Puji Sartono, Ketua DPP Lampung Timur, Mulyono serta Asisten Bidang Administrasi Umum, Junaidi.

Mengawali acara tersebut Dawam Rahardjo mengajak kepada seluruh dalam organisasi PPNI memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang ada di Lampung Timur.

BACA JUGA:  Kejari Pesawaran Hentikan Kasus Penganiayaan Dengan Keadilan Restoratif

“Melalui momen ini saya mengajak seluruh perawat yang tergabung dalam PPNI untuk  senantiasa bersama Pemerintah Daerah dalam penanganan masalah kesehatan di Kabupaten Lampung Timur Bumei Tuwah Bepadan serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat serta selalu lakukan update dinamika permasalahan  kesehatan supaya dalam penanganan kesehatan dapat melakukan antisipasi dan penanganan lebih  awal sehingga kita dapat meminimalisir dampak negatif yang mungkin terjadi dimasyarakat, ” ujar Dawam.

Dawam Rahardjo menambahkan, atas nama Pemerindah Daerah dirinya mengajak kepada  seluruh perawat di Kabupaten Lampung Timur untuk mendukung  program-program kerja Pemerintah khususnya dalam bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:  Kapolres Lamteng Berbagi, Salurkan Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

Terkait dengan pendataan Non ASN, Dawam meminta kepada para perawat agar mengikuti pendataan Non ASN sesuai dengan dinas terkait.

“Terkait pendataan non ASN yang saat ini   sedang dilakukan silahkan diikuti sesuai ketentuan  dan alur yang telah diatur oleh dinas terkait perlu saya tegaskan bahwa dalam proses ini tidak dipungut biaya, Jangan percaya jika ada oknum yang menjanjikan bisa memasukkan sebagai PNS atau PPPK semuanya dilaksanakan sesuai peraturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.(HL-*/edwar)