Aliansi Tanggamus Memanggil Gelar Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM

32
Aksi damai tolak kenaikan harga BBM yang digelar Aliansi Tanggamus Memanggil. Foto Ist

HEADLINE LAMPUNG, TANGGAMUS – Mahasiswa serta masyarakat yang tergabung dalam aliansi “Tanggamus Memanggil” menggelar aksi damai di depan sekretariat Pemkab Tanggamus dan kantor DPRD dalam rangka menyampaikan aspirasi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi, Senin (12/9/2022).

Aksi damai yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB dari titik kumpul parkiran wisata Way Lalaan diikuti sekitar 29 orang yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanggamus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK Kota Agung dan Gisting serta LSM Garuda Sakti.

Peserta aksi dengan koordinator Aris Muflihan dan orator Dauri Ruansyah melaksanakan audensi terbuka dengan Pemkab Tanggamus melalui Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tanggamus, Hamid Heryansyah Lubis.

Sementara itu, dalam orasinya, koordinator aksi menyampaikan beberapa tuntutan terkait isu nasional diantaranya. Pertama; Menolak tegas kenaikan BBM. Kedua; Mendesak pemerintah untuh sunguh-sungguh memberantas mafia Bahan Bakar Minyak. Ketiga; Mendorong pemerintah untuk membuka ketertiban masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi. Keempat; Mendesak DPRD Tanggamus dan pemerintah daerah untuk menolak kenaikan BBM baik subsidi maupun non-subsidi dan menyampaiakan aspirasi dari Aliansi Tanggamus Memanggil.

Selain isu nasional, aksi Aliansi Tanggamus Memanggil juga menyuarakan agar. Pertama; Mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam mengoprasionalkan BUMD Tanggamus. Kedua; Mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan operasional BUMD yang ada di Tanggamus. Ketiga; Mendesak pemerintah daerah untuk transparansi dalam pengelolaanw. keuangan BUMD Tanggamus. Keempat; Mendesak pemerintah daerah untuk memperhatikan BUMD Tanggamus dan Kelima; Mendesak pemerintah untuk mengawasi dengan sunguh-sungguh praktek mismanagement yang mengarah pada inefisiensi dan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan BUMD.

BACA JUGA:  Bantuan Beras Kualitas Buruk Mulai Dikembalikan Warga Lambar

Sementara dalam sambutannya Sekdakab Tanggamus, Hamid Heriansyah Lubis mengapresiasi dan mendukung langkah mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, namun pemkab tidak bisa mengatakan setuju atau menolak kenaikan BBM, saat ini Pemkab berupaya memaksimalkan Anggaran Dua Persen yang di arahkan pusat agar tepat sasaran.

“Bantuan tunai dampak kenaikan BBM sudah berjalan, dan berharap mahasiswa untuk mengawal agar tepat sasaran,juga kemungkinan adanya pengondisian”.

Sekdakab menambahkan Pemkab sedang mengevaluasi semua kebijakan serta bagaimana BUMD bisa melayani, menjadi mesin yang bisa memberikan kontribusi pendapatan kepada daerah, pemkab juga mewajibkan unit-unit pemerintah untuk mengunakan Wayku guna membantu perusahaan BUMD.

Sementara menyikapi aspirasi yang di sampaikan oleh aliansi Tanggamus Memanggil Irwandi Suralaga Wakil Ketua DPRD kabupaten Tanggamus, sangat mengapresiasi dan menyambut baik rombongan yang tergabung dalam Aliansi Tanggamus Memanggil atas permasalahan yang berkembang di Tengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Polemik PPDB Zonasi SMP Negeri, DPRD Lampung Utara Panggil Pihak Terkait

“Kami bangga melihat Adek-adek sekalian, bahwa adek-adek terpanggil peduli, terhadap permasalahan yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, ini merupakan dinamika kemahasiswaan kepemudaan yang ada di kabupaten Tanggamus, adek-adek sekalian adalah penerus generasi artinya kami pesimis mana generasi yang mempunyai pemikiran-pemikiran kritik perubahan ternyata di Tanggamus ada dinamikanya,” ucapnya Irwandi.

Menyikapi isu yang berkembang di daerah terkait BUMD yang disampaikan oleh aliansi peduli Tanggamus Irwandi suralaga pun dengan tegas menyampaikan bahwa BUMD Tanggamus sedang sakit.

“Untuk BUMD yang ada di kabupaten Tanggamus ini, kami DPRD paham dengan kondisi yang sedang berjalan, kita dua tahun DPRD ini tidak memberikan dana penyertaan modal pada BUMD, Karna BUMD itu kami anggap Tidak Sehat,” Tegas Irwandi.

Irwandi menambahkan, Sebagai wakil rakyat di wilayah Kabupaten Tanggamus, Irwandi suralaga berharap, dengan adanya BUMD di kabupaten Berjuluk begawi jejama ini, bisa mengurangi angka pengangguran.

“Kita Berharap dengan adanya BUMD di Tanggamus ini membantu minimal membuka peluang kerja untuk pemuda kabupaten Tanggamus ini,”harapnya.(HL-*/Andi)