Bupati Winarti Jadi Narasumber Ikonik Batik di Acara Cerita Cantika

15

HEADLINELAMPUNG, TULANGBAWANG – Bupati Tulang Bawang (Tuba), Winarti menjadi salah satu narasumber dalam Cerita Cantika yang bertema “Ikonik Batik” yang di gelar secara Live melalui link Instagram @cantikadotcom, Selasa, (20/9/2022).

Dalam kesempatan ini Bupati Winarti bersama Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari menjadi narasumber yang akan mengeksplore batik khas daerahnya masing – masing.

Bupati Winarti pada kesempatan tersebut, sempat menunjukan beberapa hasil produk batik dengan motif Bintang perak, Motif Shiha Ali dan motif Maduaro yang saat ini karyanya di hak patenkan oleh Pengrajin Batik Tulis Shiha Ali Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang.

Winarti juga menceritakan sejarah terbentuknya UMKM tersebut akhirnya mampu meraih perhatian para peminat batik di Nusantara melalui hasil karya cipta para Pengrajin Batik Shiha Ali.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Barat Silaturahmi dengan Pimpinan Seluruh Media

Melalui 25 program BMW Tuba Bupati yang berjuluk Srikandi Tulang Bawang ini terus mendorong langkah para penggiat UMKM Kabupaten Tulang Bawang, sehingga UMKM yang ada di wilayah Sai Bumi Nengah Nyappur tak terkecuali batik tulis Shiha Ali mampu berkiprah luar biasa dan mendapat tempat tersendiri di hati para peminat batik seluruh Indonesia bahkan dunia

“Batik tulis Shiha Ali kebanggaan Kabupaten Tulang Bawang adalah batik tulis hasil karya sebuah UMKM di Tuba  yang mayoritas pengrajinnya beranggotakan saudara – saudara kita penyandang disabilitas dan yatim-piatu, ” ujar Winarti.

Dia menambahkan, kegigihan para pengrajin batik tulis shiha ali pada akhirnya mampu menarik perhatian peminat batik nusantara dan dunia. Hal ini dapat terjadi karena upaya sinergi UMKM Batik tulis shiha ali dengan Pemerintah Kabupaten Tulang bawang melalui 25 program BMW Tuba

BACA JUGA:  Masyarakat Pekon Merbau Apresiasi Kinerja Kakon Tasrudin

“Saya tidak pernah main-main dan secara serius saya mendukung sepenuhnya upaya pengembangan batik tulis ini, ” tambahnya.

Winarti juga mengatakan batik tulis tersebut memiliki pangsa pasar bukan hanya mengarah ke kaum wanita saja, namun kaum lelaki dan anak-anak sangat elegan bila menggunakan batik tulis ini.

“Saya juga berharap semoga batik tulis yang sudah dinobatkan sebagai identitas bangsa Indonesia mampu meningkatkan kapasitas produksi dan penjualan Batik Tulis Naseha Ali atau batik Shiha ali sehingga akan mampu menyejahterakan para Pengrajinnya dan memajukan serta  mendongkrak kualitas kesejahteraan kabupaten Tulang Bawang secara keseluruhan,” kata dia. (HL-Rian)