Kurun Waktu Satu Setengah Tahun, Pemkab Lamteng Telah Rekontruksi 27 Jembatan

12
Bupati Lamteng saat mnyerahkan bantuan perbaikan fasilitas umum di Nuwo Balak. Foto Ist

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH – Bentuk perhatian dalam pembangunan maupun perbaikan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam waktu 1,5 tahun sudah merekontruksi dan merehabilitasi 27 jembatan.

Hal itu dijelaskan oleh Bupati Lamteng, Musa Ahmad saat menyerahkan bantuan rekonstruksi 11 Jembatan , 4 Gorong- Gorong, serta rehabilitasi 1 gorong-gorong dan pemasangan 1 Bronjong penahan banjir, di Nuwo Balak, Rabu (21/9/2022)

Bantuan untuk pemandangan bronjon di sejumlah sungai, pasca diterjang banjir di Kecamatan Trimurjo, Seputih Raman, Bumi Ratu Nuban, Bandar Surabaya, Seputih Agung dan Kalirejo.

BACA JUGA:  Wakapolres Tanggamus Pimpin Gelar Pasukan OPK 2022

Bupati Musa Ahmad, mengingatkan seluruh Aparatur Kampung untuk melaksanakan  pembangunan fasilitas umum tersebut dengan baik dan mencontoh hal yang sudah dilakukan  kampung yang sudah terlebih dahulu mendapatkan bantuan.

Karena itu Bupati berharap perbaikan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Dana perbaikan dan rekontruksi tersebut telah di transfer ke rekening masing-masing kampung untuk di pergunakan dengan baik.

Sebelumnya, kepala BPBD, Makmuri melaporkan sejumlah Kampung yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

BACA JUGA:  Terpengaruh Miras, Ayah di Lampung Tengah Perkosa Anak Kandung yang Masih SMP

Yakni Kampung Sinar Sari, Sridadi, Sukosari, Balairejo, Bumirahayu ,Kampung Sidodadi, Depok Rejo, Linam Benawi, Harapan Rejo. Dan Kampung Rejo Asri.

Makmuri menjelaskan adanya laporan dari aparatur kampung karena telah terjadi bencana banjir, yang mengakibatkan kerusakan  langsung ditindak lanjuti oleh BPBD dan Pihak terkait.

Menurutnya sebelumnya memberiksn bantuan pihaknya dan dinas  terkait serta Tim teknis  telah melakukan survei terlebih dahulu.

“Layak atau tidak di rehabilitasi dan rekontruksi. Karena untuk rehabilitasi dan rekonstruksi menelan dana  sebesar Rp. 3.309.190.000,” jelasnya. (HL-Gunawan)