Liwa Expo, Sarana Pengembangan Pemasaran dan Promosi Produk UMKM Lambar

27

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus, membuka secara resmi Pesona Opening ceremony Liwa expo 2022 dalam rangka HUT Lambar ke-31 yang dilaksanakan di kawasan sekuting terpadu, Sabtu malam (24/9/2022).

Pada acara Liwa expo kali ini terdapat 30 peserta stand yang terdiri dari stand Pemerintah Daerah, Organisasi Vertikal,  organisasi wanita, BUMN, BUMD dan UMKM se-Kabupaten Lampung Barat.

Disela kunjungannya Parosil menyempatkan menyinggahi stand yang telah dibuka, ia menyampaikan bahwa melalui Liwa Expo diharapkan mampu mengimplementasikan gerakan UMKM yang selalu digelorakan oleh Pemkab Lambar yakni Kami Bela Izinnya, Kita Beli Produknya.

“Terima Kasih kepada pelaku UMKM yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini,” ucap Parosil.

BACA JUGA:  Bupati Tubaba Pantau Pembagian BLT

Parosil berharap, dengan menggelar Liwa expo dan dihadiri masyarakat dan pelaku UMKM mampu membangkitkan roda perekonomian masyarakat Lambar di tengah covid-19.

“Harapan kedepan akan sejajar dengan kabupaten yang lebih maju dan adanya lompatan ekonomi yang lebih baik,” harapnya.

Selain itu, Parosil juga mengatakan, jika Lampung Barat merupakan Kabupaten yang kaya akan SDA tetapi SDM belum begitu hebat,  sehingga dengan pitu program Pemkab Lambar merupakan salah satu langkah untuk peningkatan SDM.

Sedangkan Ketua pelaksana Liwa Expo 2022 yakni Kepala Dinas PMPTSP Daman Nasir, MP menyampaikan bahwa tema kegiatan ini adalah Kami bela izinnya, kami beli produknya dan sub tema Membangun pekon bersaing sampai ke kota

BACA JUGA:  OTG Positif Covid-19 di Way Kanan Bertambah Satu, Jadi Tiga Orang

“Tujuan kegiatan ini menyediakan akses dan pengembangan kapasitas pelaku usaha di Lambar,  pengembangan pemasaran digital dan promosi produk unggulan UKM,” ungkap Daman Nasir

Rincian kegiatan ini sendiri lanjut Daman Nasir yakni ada Uji klinik,  pembekalan dari BRI meningkatkan kapasitas BUMDes,  pengenalan pasar digital dan transaksi online,  uji klinik produk pangan sehat dan izin edar produk.

“Penutupan liwa expo nantinya BPOM Provinsi akan memberikan sertifikat pengolahan pangan yang baik kepada beberapa UKM, Pameran potensi unggulan kecamatan, bazar UMKM bagi UMKM berpotensi, sedangkan hingga saat ini terdapat 101 UMKM lokal yang mengikuti liwa expo dan bukan tidak mungkin masih akan bertambah lagi nantinya,” pungkasnya. (HL-Hendri)