Jambret Tas Gadis, Mantan Anak Punk Ditangkap Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Surabaya

117

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH – Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Surabaya, Polres Lampung Tengah (Lamteng), mengamankan seorang mantan anak Punk, lantaran diduga telah menjambret tas, seorang gadis dijalan Rawa Kembar, Kampung Gaya Baru Satu, Kecamatan Seputih Surabaya, Selasa (25/11/2022).

Ceritanya begini ketika itu korban Indra Pratiwi (20) warga Kampung Gaya Baru, mengendarai motor scoopy hendak pulang dari suatu tempat.

Tiba-tiba, datang seorang pemuda belakangan diketahui berinisial Nop (27) warga Kampung yang sama dengan korban hanya beda Dusun.

“Pelaku memepet dan memberhentikan korban sambil menodongkan senjata tajam, ” jelas Kapolsek Seputih Surabaya IPTU Y. Budi
Santoso mewakili Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Rabu (29/11/2022).

BACA JUGA:  Hadiri Khitanan Massal, Ini Harapan Bupati Pesibar

Menurut Kapolsek, karena merasa takut korban langsung tancap gas, namun pelaku tak begitu saja membiarkan korban yang lolos. Mantan anak Punk tersebut langsung menarik jilbab dan tas korban, Akibat tarikan pelaku, korban terjatuh dari sepeda motor.

“Melihat korban terjatuh dari motornya, pelaku langsung mengambil tas korban pada saat itu tas milik korban terlepas dari badan korban. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku  langsung kabur,” ujarnya.

Adapun tas berwarna pink tersebut berisikan
berisikan 1unit Hp Redmi 6A warna hitam, uang tunai sebesar Rp 275.000,00, surat-surat perhiasan dan KTP.

Tak terima karena dirinya telah menjadi korban kejahatan jalanan (Street crime) korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Seputih Surabaya.

BACA JUGA:  Tahun Ini, Pemkab Lambar Gulirkan Dana Hibah LPK-Rumah Ibadah Rp 1,1 Miliar

Polisi yang mendapatkan laporan dari korban langsung melakukan olah TKP dan menghimpun keterangan dari sejumlah warga. Hasilnya petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.  Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian bila ditafsirkan dengan rupiah sekira Rp 2.jt.

Ppetugas yang digunakan pimpin langsung oleh Kapolse Seputih Surabaya IPTU Y Budi Santoso, berhasil meringkus pelaku dirumahnya, Selasa (29/11/2022).

“Kami mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangks sedang berada di rumah, saat itu juga dilakukan penangkapan, ” kata Kapolsek.

Saat ini tersangka dan barang-bukti diamankan di Mapolsek Seputih Surabaya guna pengembangan lebih lanjut. 365 KUHPidana.dengan ancaman diatas 7 tahun penjara. (HL-Gunawan)