Santri di Lampung Sosialisasikan Kinerja Ganjar Pranowo

16

BANDAR LAMPUNG – Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Provinsi Lampung optimis Ganjar Pranowo mampu menjadi Presiden RI pada periode 2024 – 2029.

Ari Wibowo, Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Provinsi, mengungkapkan, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang tepat dalam melanjutkan pembangunan Indonesia di masa depan.

“Kami menilai Pak Ganjar memiliki kredibilitas yang bagus, sehingga sosoknya disukai banyak masyarakat dari berbagai kalangan,” buka Ari dalam kegiatan Gema Sholawat dan Doa Bersama di Majelis Sholawat Ibnu Sanusi, Garuntung, Kota Bandar Lampung, Minggu (18/12/2022).

Ganjar Pranowo memiliki program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran.

BACA JUGA:  AHY Ketum Demokrat, Adipati: Banyak Harapan kepada Pemimpin Baru Kami

“Latar belakang kami mendukung Pak Ganjar karena programnya itu selalu tepat sasaran untuk masyarakat, seperti program bantuan untuk masyarakat lapisan bawah, program kesehatan, terutama kemandirian ekonomi melalui peran UMKM,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut Ari, para santri tidak luput dari perhatiannya. Sebagai sosok yang memiliki tali persaudaraan dengan Alim Ulama, Ganjar dinilai sangat peduli dengan masa depan santri dan kerap mendorong para santri sebagai garda terdepan pembangunan bangsa.

“Bapak juga sangat memperhatikan para santri. Beliau suka mengunjungi ponpes dan mendorong supaya ponpes bisa jadi garda terdepan dalam membangun Indonesia,” kata Ari.

BACA JUGA:  Usulan Pembangunan Fisik, Prioritas dalam Reses Anggota DPRD Metro

“Kepedulian itu yang menjadi semangat kami untuk terus mendukung Pak Ganjar sebagai Presiden,” lanjutnya.

Ke depan, Ari berkomitmen untuk menyasar lebih banyak lagi pondok pesantren di belasan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung.

“Target kami puluhan ribu sudah tercatat dan terdata sebagai relawan yang secara sukarela mendukung Pak Ganjar. Mudah-mudahan ini semakin memantapkan posisi Pak Ganjar sebagai Presiden periode selanjutnya,” tutup Ari.

Gema sholawat dan doa bersama tersebut dihadiri oleh ribuan santri dan majelis taklim. Hingga tengah malam, segenap masyarakat terlihat semangat mengikuti kegiatan tersebut. (***)