Mardiana Musa : Menang Bukan Berarti Hebat, Kalah Bukan Berarti Buruk

31

LAMPUNG TENGAH – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Mardiana Musa Ahmad  membuka lomba menyanyi solo dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-94 diruang BJW komplek Nuwo Balak yang  diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten setempat, Rabu (22/12/2022).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh wakil ketua II GOW, Yulita Nirlan, Kadis PPdan PA, Nuliana dan Bendahara Srikandi Lampung Tengah, Yuliana.

Menurut Kadis P3A, Nuliana peringatan hari ibu yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember merupakan salah satu upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia termasuk para ibu dalam segala aspek.

BACA JUGA:  Pemkab Pesisir Barat Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023

“Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah sebagai pengembangan bakat seni dan untuk mengenang perjuangan para ibu, sekaligus sebagai salah rangkaian peringatan hari ibu Ke-94 Tahun 2022 di Kabupaten Lampung Tengah, ” ujarnya.

Sementara Ketua GOW Lamteng, Mardiana Musa Ahmad mengatakan, peringatan hari Ibu sesungguhnya penghargaan bagi semua perempuan di Indonesia atas peran dan kontribusinya bagi keluarga, masyarakat dan negara.

“Salah satu dari 5 arahan Presiden Republik Indonesia yaitu peningkatan peran Ibu/Keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak,” ungkpanya.

Menurut.Mardiana, Ibu adalah mentri pendidikan bagi anak – anaknya, sebagai pendidik pertama dan utama bagi generasi penerus bangsa.

BACA JUGA:  Polres Pesawaran Amankan Ratusan Liter BBM Bersubsidi

“Ibu adalah sosok hebat yang dapat berperan menjadi apa saja demi anak- anaknya, ” kata Mardiana.

Mardiana berharap dengan pelaksanaan lomba menyanyi lagu solo bertema bunda /Ibu dapat membuat kita semua lebih bisa mengenang perjuangan para Ibu kita.

“Kasih sayangnya yang membesarkan kita, air susu dan doa-doanya yang menyelamatkan langkah hidup kita, ” imbuhnya.

Mardiana Musa mengingatkan para peserta lomba untuk menjadikannya sebagai ajang silaturahmi.”Menang atau kalah adalah suatu hal yang biasa, menang bukan berarti terhebat, kalah bukan berarti buruk, Lomba ini hendaknya kita jadikan ajang untuk kita menjalin silaturahmi antara kita semua, ” pungkanya. (Gunawan)