Tekab 308 Presisi Polres Lamteng Tembak Pelaku Curas Simpang 3 Terbanggi yang Viral di Tiktok

33
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas. Foto : Dokumen

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH –Satu dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Simpang Tiga Terbanggi dengan korban Supir Truck, dilumpuhkan team Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah, sedangkan 2 tersangka lain yang berhasil lolos dari sergapan polisi, sedang dalam pengejaran petugas.

Berusaha kabur dan melawan petugas saat ditangkap seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), yang sempat viral di Media Sosial (Tiktok), RL (35) warga Kampung Terbanggibesar Lampung Tengah, terhenti sudah langkahnya setelah sebutir timah panas polisi bersarang di betis sebelah kanannya, Sabtu (14/01/2023).

Sebelumnya sempat viral di media sosial (Tiktok) dua orang sopir truck AN dan KS keduanya Warga Kota Bumi Utara Lampung Utara melapor ke Polsek Terbanggibesar, Rabu (11/1/2023) dini hari .

BACA JUGA:  Walikota Metro Ikuti Pemeriksaan LKPD 2021 Melalui Zoom Meeting

Kepada petugas kedua pengemudi truck tersebut melaporkan telah menjadi korban aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan. Saat perjalan dari Kota Bumi menuju Jakarta, tiba-tiba truck yang dikemudikanya dihadang oleh 3 orang pelaku.

Para pelaku curas tersebut telah merampas uang tunai sebesar Rp 2 juta, saat melintas di Simpang 3 Terbanggi saat hendak ke Jakarta.

Hal itu ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

“Tidak ada ruang untuk kejahatan. Dan tidak toleransi untuk para pelaku kejahatan, pasti akan kami tindak tegas,” tegas AKP Edi Qorinas.

Menurut Kasat Reskrim tersangka bersama rekan-rekanya aksi kejahatanya selalu meresahkan para sopir yang melintas, di Simpang 3 Terbanggi.

BACA JUGA:  Polres Tanggamus Tangkap IRT DPO Pencurian Aset Rp1 Miliar

“Kawanan ini terkenal sadis dan tak segan-segan melukai korbanya, apa bila menolak pemintaan mereka,” ujarnya.

Dari catatan kepolisian tersangka RL sudah sering keluar masuk BUI, bahkan masuk dalam daftar pencarian orang Polsek Terbanggibesar.

“Kepada yang belum tertangkap segera menyerahkan diri, apa bila tidak ingin ditindak tegas oleh petugas,” tandasnya.

Kemudian untuk para pelaku yang masih menjalankan aksi kejahatan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat segera hentikan tindakannya.

“Sebelum langkahnya dihentikan petugas lebih baik berhenti sendiri dan bertobat,” pungkasnya.

RL dijerat menggunakan Pasal 365 KHUPidana dengan ancaman 12 tahun penjara.

(HL-Gunawan)