Heriansyah Harapkan Angka Survei SCG Harus Lebih

61

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN – Asisten Administrasi Umum Kabupaten Pesawaran, Heriansyah pimpin Rapat Monitoring serta evaluasi TPK, TPPS, dan Satgas Stunting tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 bersama BKKBN Provinsi Lampung di Balai Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten setempat, Kamis (23/02/2023).

Asisten Heriansyah berharap bahwa angka survei dari SCG harus lebih baik kedepannya dan didampingi tim survei dari TPK Desa agar data akurat serta memberikan penjelasan agar data tidak eror dan tidak bias, karena percuma saja rapat jika data/hasil yang dirilis tidak sesuai.

Ia sangat mengapresiasi kegiatan monitoring hari ini, dimana hari ini bisa mendapatkan informasi langsung tentang Stunting dari BKKBN Provinsi Lampung dan juga bisa melakukan diskusi terkait Stunting di Kabupaten Pesawaran.

BACA JUGA:  Polres Tubaba Gelar Donor Darah

“Pak Bupati menghimbau untuk rapat ini dengan hasil survei yang belum memuaskan menjadi pemicu kita Kabupaten Pesawaran untuk lebih baik lagi dan mencari solusi terutama saat survei harus didampingi/pendampingan dan beliau juga meminta agar angka stunting di Kabupaten Pesawaran harus dibawah 4 persen sesuai arahan BKKBN Provinsi,” ucap Asisten III.

Koordinator Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN mewakili BKKBN Provinsi Lampung, Erismon mengingatkan akan baiknya berkolaborasi antar lintas sektoral agar bersama-sama mencari solusi terkait stunting, stunting krusial di lapangan yaitu tim pendamping keluarga sebagai ujung tombak memberikan edukasi dan rujukasi.

BACA JUGA:  RS YMC Diminta Layani Masyarakat Kurang Mampu dengan Sepenuh Hati

“Dalam rangka mengetahui gerak seberapa jauh profesi melakukan kegiatan stunting memerlukan wadah untuk memantau kegiatan kader dibawah, ada dana mini loka karya per Kecamatan perbulan dengan sebulan 10 kali untuk memantau perkembangan di lapangan seberapa hambatan. Di Desa Cipadang terdapat 4 tim TPK, yang tiap-tiap timnya terdiri dari bidan desa sebagai fasilitator, dan kader PKK sebagai pencatatan evaluasi,” tutupnya. (HL-Yudhi/Fajar)