Ratusan Guru di Kota Metro Ikuti Pelatihan Gamolan

53

HEADLINELAMPUNG, METRO-Ratusan guru SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK mengikuti Pelatihan Gamolan. Kegiatan yang  berlangsung di Aula Kampus B PGSD Unila Kota Metro, bertujuan menambah wawasan, pemahaman, dan keterampilan para peserta pelatihan terhadap kesenian tradisional.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  Kota Metro Dedy Hasmara mengatakan,  kegiatan Pelatihan Gamolan bagi Guru SMP, MTS, SMA, MA, SMK se-Kota Metro, diharapkan dapat menambah wawasan, pemahaman, dan keterampilan para peserta pelatihan, terhadap kesenian tradisional, khususnya kesenian tradisional daerah Lampung. “Alat Musik Gamolan adalah salah satu seni khas kebudayaan Lampung yang merupakan warisan leluhur masyarakat Lampung. Dalam Syair Gamolan yang berbunyi Nak Ninak Ninang Ningkung, Gamolan Haji Ripin, Ngukuk Anakni Gedung, Kebayani Mal Amin dan Syair tersebut telah dimasukan ke dalam lagu berjudul Gamolan Sakti,” kata Dedy Hasmara, Kamis (10/08/2023).

BACA JUGA:  Luar Biasa, GML Kota Metro Salurkan Donasi Rp 7,9 Juta dan Baju Layak Pakai bagi Korban Erupsi Gunung Semeru

Lebih lanjut  ia menjelaskan, alat musik tradisional Gamolan merupakan salah satu alat musik tradisonal yang sangat praktis dan sangat memungkinkan bagi guru untuk menggunakan alat ini sebagai media pembelajaran dalam upaya meningkatkan penguasaan siswa dalam hal unsur-unsur irama dan unsur-unsur melodi. “Terlebih lagi, alat bahan baku Gamolan yang berasal dari bambu betung dan bambu mayan banyak terdapat di daerah Lampung khususnya di Kabupaten Tanggamus,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Qomaru Ingatkan, Tidak Ada Catatan Buruk Ponpes di Kota Metro

Menurutnya,  kegiatan Pelatihan Gamolan merupakan  bagian dari upaya kita bersama, untuk mengenalkan budaya dan seni tradisional kepada siswa/siswi agar lebih mengenal budaya tradisional, untuk itu peran serta warga masyarakat, instansi terkait Kota Metro dibutuhkan untuk mengembangkan seni musik dan budaya tradisional Lampung. ‘Ini agar seni musik dan budaya Lampung, dapat tumbuh di kalangan masyarakat khususnya pelajar,” ungkapnya. (HL-dwi)