AKBP Andik Purnomo Sigit Resiko Anggota Polri Saat Menjalankan Tugas di Lapangan KILL OR TO BE KILL

74

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH— Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit mengajak anggota Polri yang beragama Islam selalu mengawali setiap langkah dengan membaca Bismillah , bagi yang non muslim juga selalu berdoa saat memulai pekerjaan atau menjalankan tugas sebagai pelindung pengayom, pelayan masyarkat.

Selain itu bagi Anggota Polri dalam menjalankan tugas dihadapkan dengan berbagai resiko dilapangan. ” Kill or To be Kill,” Menembak atau ditembak.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, saat memberikan motivasi bagi Polwan yang sedang merayakan hari jadinya ke 75 dan HUT Tekab 308 ke 8 , Sabtu (2/9/2023).

BACA JUGA:  Hadiri Uji Kompetensi JPT, Bupati Lamteng Ingatkan Tidak ada Jual Beli Jabatan

Karena menurut Perwira Menengah dengan dua melati di pundaknya yang juga mantan Kapolres Ternate, sebagai anggota Polri setiap melangkahkan kaki beresiko masuk kuburan atau rumah sakit.

“Baca Bismilah terlebih dahulu niatkan dalam setiap bertugas adalah ibadah,. Jangan lupa berdoa bagi yang lainya,” tegas Kapolres.

Selain itu Kapolres juga mengingatkan personil Polres Lampung Tengah membersihkan diri dan niat sebagai salah satu bekal menjalankan tugas menumpas dan mengungkap pelaku kejahatan. Semua akan bernilai ibadah jika dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Saat kita bekerja menumpas kejahatan, kaki kiri melangkah kekuburan kaki kanan ke rumah sakit atau sebaliknya, ” tegas Kapolres.

BACA JUGA:  Antisipasi PMK Hewan Ternak, Polsek Padang Ratu Tindaklanjuti Perintah Kapolres Lamteng

Kil Or To Be Kill (menembak atau ditembak). Jika kita tidak menembak Kata Kapolres Maka Kita yang akab kena tembak.

Sebagai Kapolres Lamteng AKBP Andik Purnomo Sigit, mengakui kemampuan personilmya, yang hanya dalam beberapa minggu telah mengumpulkan banyak senjata api rakitan yang dimiliki secara ilegal oleh masyarakat.

Untuk itu AKBP Andik Purnomo Sigit, kembali mengingatkan, agat seluruh jajaranya tetap semangat, kompak dalam menjalankan tugas.

“Banyak tugas menunggu yang semakin hari semakin komplek yang perlu penanganan. Tetap semangat kompak dan solid dalam menjalankan tugas, ” pungkasnya. (HL-Gunawan)